KEDIRI, JP Radar Kediri- Persik Kediri terus bersiap jelang pertandingan melawan Persib Bandung. Salah satunya dengan menyiapkan taktik yang diterapkan di lini tengah.
“Lini tengah menjadi lini yang paling penting untuk dimaksimalkan,” terang pelatih Persik Marcelo Rospide saat dikonfirmasi kemarin.
Marcelo menjelaskan, di putaran pertama, Persik kalah dari Persib. Meskipun pertandingan berlangsung di Stadion Brawijaya, kandang mereka. Macan Putih kalah 1-2. Namun Marcelo beralibi, kekalahan itu terjadi karena Renan Silva mendapat kartu merah.
Sisi baiknya, dari kekalahan tersebut, Marcelo tahu kekuatan Persib. Yaitu di lini tengah. Hal itu yang akan diredam ketika Persik bertanding ke Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) minggu mendatang (10/12).
Untuk meredam lini tengah Persib, Marcelo tengah menyiapkan taktik. Hingga kemarin, Marcelo mengatakan jika dirinya masih tengah mengutak-atik strategi yang akan dimainkan.
“Kami masih terus mencari taktik yang akan dimainkan melawan Persib,” elaknya.
Yang membuat Marcelo kian optimistis, Persik putaran kedua berbeda dengan sebelumnya. Terutama setelah masuknya Ze Valente di lini tengah. Tambahan pemain tersebut membuat sang pelatih memiliki banyak pilihan. Dengan jaminan lebih meningkatkan peluang Persik untuk menang.
Marcelo juga memastikan pemain di lini tengah dalam kondisi yang fit. Renan Silva, Rohit Chand, Bayu Otto, Adi Eko Jayanto dipastikan tersedia untuk pertandingan. Begitu juga dengan pemain anyar Ze Valente dan Irfan Bachdim.
“Lini tengah kami cukup banyak. Kami memiliki banyak pilihan pemain dan pilihan taktik,” sanbungnya.
Terakhir, ketika ditanya soal peluang melawan Persib, Marcelo masih percaya jika anak asuhnya akan meraih kemenangan. Sisa pertandingan sebelum pemilihan umum (pemilu) akan disapu dengan kemenangan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah