KEDIRI, JP Radar Kediri- Laga Persik melawan Dewa United berakhir dengan skor kacamata. Target hattrick kemenangan pun gagal dipersembahkan. Namun, itu semua tak boleh berkelanjutan. Macan Putih harus segera fokus pertandingan selanjutnya. Kontra Persib Bandung.
Skuad Persik wajib segera berbenah sebelum bertandang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Laga yang akan digelar pada Sabtu nanti (10/12) tak kalah pentingnya. Pasalnya, pertandingan ini akan menjadi ujian Macan Putih. Jika menang, Persik akan dapat bertahan di papan atas Liga 1 Indonesia.
“Pertandingan melawan Persib akan menjadi ujian bagi kami,” terang pelatih Persik Marcelo Rospide saat dikonfirmasi.
Marcelo memprediksi pertandingan melawan Persib nanti akan berlangsung alot. Maklum, Maung Bandung adalah tim yang sangat kuat. Hingga pekan ke-21, Persib masih kokoh di peringkat kedua klasemen sementara. Bahkan di 13 pertandingan terakhir, Persib belum pernah mengalami kekalahan.
Ditambah, pada putaran pertama Persik kalah atas Persib. Meski bermain di Stadion Brawijaya, Macan Putih harus mengakui keunggulan lawannya. Yaitu dengan skor 1-2.
Jika kembali kalah, besar kemungkinan Persik akan turun peringkat. Namun sebaliknya. Apabila menang, Persik akan semakin kokoh di klasemen atas. Membuka peluang untuk bisa lolos ke empat besar.
“Kami masih punya target untuk finish di peringkat kelima, atau bahkan masuk empat besar,” tandasnya.
Lalu apa saja yang akan dilakukan oleh Persik? Menanggapi pertanyaan itu, skuad akan fokus melakukan recovery. Mengingat pada laga kemarin stamina Renan Silva dkk banyak terkuras. Paling tidak recovery akan dilakukan hingga Senin atau Selasa.
Setelahnya, Persik akan fokus melakukan latihan taktikal. Sayang, Marcelo masih enggan merinci taktik apa yang akan digunakan. Dia berharap anak asuhnya akan bertanding mati-matian. Sehingga dapat memutus catatan tak pernah kalah di 13 pertandingan Persib.
“Kami akan maksimalkan seluruh peluang yang ada untuk bisa menang,” pungkasnya.
Editor : Anwar Bahar Basalamah