Memang, akhirnya M. Khanafi pecah telur. Dalam pertandingan melawan Persija Jakarta minggu lalu (17/9), pemain asli Kediri ini mencetak gol perdananya musim ini.
Sayang, gol itu tak disambut gembira oleh sang pencetak. Sebaliknya, menyebut keberhasilan menjebol gawang lawan itu sebagai sesuatu yang hambar.
Mengapa? “Percuma saya bisa ngegolin tapi akhirnya tim malah kalah,” sesal mantan striker Persedikab Kediri ini.
Ya, saat menjamu Persija itu Khanafi bisa membuat gol perdananya. Dicetak di menit ke-35. Memanfaatkan umpan terobosan yang dikirimkan Renan Silva. Meskipun sempat dihadang kiper Persija Andritany Ardhiyasa, sang striker mampu melakukan tipuan. Melewati, kemudian dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang kosong.
Hanya, selebrasinya itu berakhir dengan menyakitkan. Karena gol itu tak menolong timnya dari kekalahan. Di babak kedua, Persija mampu mencetak dua gol yang membalikkan keadaan.
“Mulanya saya senang tapi akhirnya gol tersebut jadi hambar. Tak ada gunanya,” keluh Khanafi.
Mantan Kapten Persedikab Kediri itu tampak sangat menyesal. Seandainya saja dia bisa mencetak lebih banyak gol, situasi akan berbeda.
Namun nasi sudah menjadi bubur. Meski sempat menyesal, Khanafi bertekad untuk menjadi lebih baik. Paling tidak, golnya kemarin dapat menjadi pembuka keran di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Untuk memaksimalkan di pertandingan-pertandingan berikutnya, Khanafi mengaku akan menambah porsi latihan. Dengan itu Khanafi percaya jika dirinya dapat lebih moncer lagi. Lalu mencetak banyak gol untuk Persik.
“Saya meminta maaf kepada Persikmania dan saya berjanji akan tampil lebih maksimal,” janjinya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah