BEKASI, JP Radar Kediri - Untung ada gol telat dari Anderson do Nascimento. Gol di menit ke-90+5 tersebut membuat Persik bisa tersenyum lega. Karena berhasil mengamankan tiga angka ketika dijamu Persikabo 1973 kemarin (23/9). Sekaligus menghindarkan mereka dari terjerembab ke zona degradasi.
Kemenangan di Stadion Wibawa Mukti itu mengatrol posisi Persik dari 15 ke 14. Berselisih lima poin dari penghuni zona degradasi paling atas, Arema Malang. Kebetulan, klub Malang tersebut kemarin gagal menambah poin setelah dibantai Persebaya 1-3.
“Para pemain bermain dengan luar biasa,” puji pelatih Persik Marcelo Rospide, mengomentari penampilan timnya, dalam post-match pers conference. Yang membuat bungah Marcelo, hasil tersebut sedikit menjauhkan timnya dari zona degradasi.
“Pemain mengerti apa yang harus dilakukan. Dan kami bersyukur dapat tiga poin di kandang lawan,” tambahnya.
Terpisah, pelatih Persikabo 1973 Aji Santoso menyayangkan kekalahan di kandang kemarin. Apalagi tersebut didapat melalui gol di menit-menit akhir pertandingan. Ditambah dengan kekalahan tersebut, Persikabo semakin terbenam di zona degradasi saat ini.
“Persik bermain dengan sangat bagus. Sayang sekali kita tidak bisa memanfaatkan peluang yang ada,” keluhnya.
Dalam pertandingan kemarin, dua gol Persik lainnya dicetak oleh M. Khanafi menit ke-42 dan menit ke-77. Sementara gol tuan rumah dibuat oleh Didik Wahyu menit ke-93 dan gol bunuh diri pemain belakang Persik Yusuf Meilana menit ke-46.
Klub tuan rumah mencoba mendominasi permainan sejak kick-off. Selama sepuluh menit awal Macan Putih tertekan. Nyaris tak ada satu serangan pun selama waktu itu.
Titik balik terjadi pada menit ke-13. Ditandai peluang matang Jeam Kelly Sroyer yang tinggal berhadapan dengan kiper Persikabo Husna Al Malik. Sayang, upaya mengecoh kiper gagal dilakukan Kelly.
Setelah itu beberapa kali ancaman diberikan oleh lini depan Persik. Puncaknya pada menit ke-42. Berawal dari tendangan pojok Kelly, bola lambung diteruskan Anderson dengan heading ke titik jauh. Yang langsung disambut oleh Khanafi yang berdiri bebas.
Babak kedua, Persikabo kembali menekan sejak menit awal. Hasilnya, membuat barisan pertahanan Persik gugup. Gol bunuh diri pun terjadi ketika kapten tim Yusuf Meilana salah mengantisipasi crossing pemain lawan.
Setelah itu Persik kembali menekan. Khanafi mencetak gol keduanya setelah mendapat umpan matang Renan Silva.
Setelah itu permainan berjalan monoton. Persik mencoba main save. Pelatih memasukkan beberapa pemain bertahan seperti Ahmad Agung. Tapi, itu justru jadi bumerang. Ketika pertandingan memasuki injury time Persikabo justru bisa menyamakan kedudukan. Berawal dari kemelut di depan gawang Persik, Didik yang tak terjaga melakukan tendangan salto. Yang langsung melesat ke gawang kosong.
Kemenangan Persik diraih dengan dramatis. Tak ingin mendapat hasil seri mereka kembali menekan. Aktornya adalah Anderson.
Editor : Anwar Bahar Basalamah