KEDIRI, JP Radar Kediri - Persik bisa semakin sulit mencetak gol saat menghadapi Persikabo 1973 (23/9) nanti. Tak hanya nasib dua strikernya yang cedera saja yang belum ada kejelasan. Satu penyerang murni yang tersisa, M. Khanafi, menyusul cedera. Membuat lini depan Macan Putih terancam tak memainkan striker murni.
Khanafi mendapat cedera ketika melawan Persija. Membuatnya ditarik keluar lapangan. Meskipun kabarnya tak separah cedera dua striker lainnya-Flavio dan Jefinho-toh bisa membuat jajaran pelatih kebingungan.
“Benar Khanafi mengalami sedikit masalah. Kini masih proses penyembuhan,” terang dokter tim M. Yusuf Zulfikar, di sela-sela latihan di Stadion Brawijaya kemarin.
Sang dokter tim memang menambahkan bila cedera itu tak parah. Alasan penarikan keluar saat melawan Persija agar cedera Khanafi tak semakin berat. Sebab, jika pemain asli Kediri itu cederanya parah, Persik bisa tak memiliki striker murni di pertandingan berikutnya.
Sebab, seperti diberitakan sebelumnya, Flavio Silva dan Jefinho Vieira harus absen lama. Keduanya terbelit cedera dan belum bisa berlaga. Termasuk pertandingan menghadapi Persija beberapa waktu lalu.
Dengan absennya kedua pemain itu, Persik hanya memiliki satu striker murni, yaitu Khanafi. Apesnya, satu-satunya striker yang tersisa itu juga mengalami cedera di pertandingan melawan Persija. Pemain yang mencetak satu-satunya gol Persik itu diganti oleh Jeam Kelly Sroyer pada babak kedua.
Lalu bagaimana dengan perkembangan Flavio dan Jefinho? Menanggapi pertanyaan itu, Yusuf menyebut jika keduanya sudah berangsur membaik. Terutama Jefinho. Bahkan pemain asal Brasil itu sudah mulai berlatih dengan rekan setim yang lain. Sedangkan untuk Flavio, Yusuf menyebut jika pemain tersebut masih belum bisa berlatih bersama rekan setim.
“Flavio masih mengikuti latihan secara terpisah bersama tim medis,” sambungnya.
Sedangkan untuk kesempatan bermain melawan Persikabo 1973, Yusuf menyebut jika Jefinho dan Khanafi kemungkinan besar akan bermain. Sedangkan untuk Flavio, Yusuf masih belum bisa berkomentar.
“Masih terus kami pantau. Semoga bisa bermain tapi kita tidak akan memaksakan,” tutupnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah