KEDIRI, JP Radar Kediri - Panpel Persik Kediri bersiap-siap kena denda. Pemicunya sama, mereka kecolongan dengan kehadiran suporter lawan. Kali ini ada pendukung Persis Solo yang menyaksikan langsung di Stadion Brawijaya. Dan, fakta itu ditemukan oleh komisi disiplin (komdis).
“Ada fans Persis Solo yang kedapatan masuk (stadion). Dan jumlahnya luar biasa, mencapai ratusan,” aku Ketua Panpel Persik Kediri Tri Widodo.
Dari pantauan wartawan koran ini, suporter Persis Solo berhasil masuk ke Stadion Brawijaya sebelum pertandingan dimulai. Mereka menyebar di beberapa lokasi tribun. Mulai dari tribun ekonomi, utama, hingga VIP.
Untuk menyamarkan aksinya, para suporter masuk tanpa menggunakan atribut. Mereka memakai kaos warna hitam seperti penonton umum. Namun ketika berada di dalam, mereka menonton dengan cara bergerombol sembari menyanyikan lagu untuk Persis.
Widodo menyadari atas kejadian tersebut. Meskipun demikian, dirinya tak mampu menahan suporter Persis yang hendak masuk. Hal itu terjadi karena banyaknya suporter Persis yang ingin menonton. Bahkan menurut pandangan mata, setidaknya ada 400 an suporter Persis yang hadir secara langsung.
Kejadian tersebut, menurut Widodo, juga sudah dicatat oleh Komdis PSSI yang hadir langsung di Brawijaya. Artinya dengan kejadian tersebut, Panpel Persik akan kembali mendapat sanksi. Nantinya sanksi tersebut akan dikeluarkan pada Kamis pekan ini.
Lalu kenapa Panpel Persik terus kecolongan? Menanggapi pertanyaan tersebut, Widodo mengatakan jika sistem penjualan tiket musim ini yang menyebabkan penonton tamu tak dapat dibendung. Karena dengan pembelian secara online, panpel tak dapat melakukan penyaringan.
“Tapi kami akan berusaha terus agar kejadian serupa tak lagi terulang dan dapat menyebabkan denda bagi Persik,” tutupnya.
Persik sendiri sudah dua kali terkena denda terkait larangan penonton tamu untuk hadir secara langsung. Denda pertama terjadi saat Persik melawan Arema FC. Lalu yang kedua saat Persik melawan Persib Bandung.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah