KEDIRI, JP Radar Kediri- Hingga pekan keempat, ada satu nama penyerang Persik Kediri yang belum dimainkan sama sekali. Yaitu Faris Aditama. Banyak yang mengatakan jika usia emas Faris di Persik sudah habis. Fisik yang semakin menua adalah penyebabnya. Namun hal tersebut dibantah oleh tim dokter Persik.
“Untuk kondisi fisik Faris masih bagus. Masih bisa jika harus bermain di Liga 1,” terang dokter Persik M. Yusuf Zulfikar.
Yusuf menerangkan, sebelum kompetisi dimulai, staf pelatih melakukan cek fisik kepada seluruh pemain. Hasilnya adalah mayoritas pemain yang memiliki kondisi fisik yang cukup mumpuni untuk kompetisi. Begitu juga fisik yang dimiliki oleh Faris.
Namun sayangnya, hingga pekan keempat, Faris menjadi salah satu pemain yang belum dimainkan sama sekali. Bersama dengan salah satu penyerang Persik Rendy Juliansyah.
Terkait tak dimainkannya Faris, Yusuf menyebut jika hal tersebut murni karena taktik pelatih. Bukan karena kondisi Faris yang terus menurun seiring bertambahnya usia.
“Untuk kondisi fisik masih bisa bermain, namun keputusan tetap di pelatih,” pungkasnya.
Terpisah, pelatih Persik Marcelo Rospide menyebut jika ada alasan mengapa dirinya masih belum menurunkan Faris. Salah satunya adalah karena Persik memiliki banyak pemain bagus di posisi yang sama dengan Faris. Sebut saja Supriadi, Jeam Kelly Stroyer, Miftahul Hamdi, Ferinando Pahabol hingga Riyatno Abiyoso. Bahkan jika terpaksa, Flavio Silva juga bisa bermain sedikit menyamping.
Lalu apakah Marcelo akan memainkan Faris di pekan kelima? Menanggapi pertanyaan itu, Marcelo masih belum bisa memastikan. Penentuan skuad yang akan bermain terus berubah-ubah melihat kondisi pemain beberapa jam sebelum pertandingan.
“Mungkin iya, mungkin tidak. Tergantung dari latihan terakhir,” tutupnya.
Seperti diketahui, di musim lalu, Faris menjadi pilihan utama bagi Persik. Bahkan dari 34 pertandingan, Faris bermain sebanyak 22 pertandingan. Dari ke-22 pertandingan tersebut, Faris berhasil mencetak satu gol dan satu assist.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah