KEDIRI, JP Radar Kediri - Imbas kekalahan menyakitkan dari Persib Bandung muncul. Puluhan Persikmania mendatangi Stadion Brawijaya Sabtu malam (29/7). Menyuarakan tuntutan agar pelatih mengevaluasi permainan Renan Silva.
Renan, oleh para suporter, dituding sebagai biang kekalahan yang menyesakkan dada itu. Sebab, ulahnya yang berbuah dua kartu kuning membuat permainan Persik ambyar. Keunggulan yang diperoleh sejak menit ke-4 buyar hanya dalam 10 menit terakhir. Bermain 10 orang menghadapi klub sekelas Persib Bandung menjadikan penampilan Persik jadi acak-acakan.
“Kami ingin pelatih melakukan evaluasi permainan dari Renan Silva,” tuntut Ketua Aliansi Suporter Persik Kediri Bagus Hutomo, menyuarakan keinginan para suporter.
Bagus menerangkan, belakangan ini, Persikmania mulai menyangsikan permainan yang ditunjukkan oleh Arthur Irawan dkk. Terutama dengan permainan Renan. Menurut mereka, permainan pemain asal Brasil itu dianggap terlalu menyepelekan rekan setim.
Itu terlihat jelas dalam pertandingan melawan Persib Bandung. Lebih-lebih, dalam pertandingan tersebut, Renan mendapat dua kartu kuning. Yang mengakibatkan dirinya harus terusir dari lapangan sejak babak pertama.
Pasca-keluarnya Renan, permainan Persik jadi amburadul. Persib pun akhirnya mampu mencetak dua gol. Sekaligus membalikkan keadaan, dari tertinggal menjadi memenangkan pertandingan.
Persikmania menilai, Renan terlalu dianakemaskan oleh pelatih Marcelo Rospide. Menjadikan sang pemain bersikap seenaknya.Tak memedulikan kekompakkan tim.
“Renan seakan-akan tidak bermain dengan sepenuh hati,” kritik Bagus.
Bagus berharap pertemuan suporter dengan pelatih memunculkan imbas positif. Yaitu pelatih dapat melakukan evaluasi. Tujuannya agar Persik lebih kompetitif lagi di liga musim ini. Sekaligus bisa menghindari degradasi.
Mereka ingin agar ada tindak lanjut nyata terkait masalah Renan ini. Karena Persikmania juga sudah tidak sabar lagi melihat kondisi di tim Persik. “Kami beri kesempatan tiga pertandingan. Jika tidak kami akan kembali ke Stadion Brawijaya,” tegasnya.
Terpisah, pelatih Marcelo Rospide mengatakan jika dirinya senang dengan kritik yang diberikan oleh Persikmania. Karena dengan kritik tersebut, Marcelo merasa Persikmania masih peduli dengan klub.
Lebih lanjut, Marcelo menyebut akan mempertimbangkan masukan dari Persikmania. Tujuannya agar Persik dapat bermain maksimal di sisa kompetisi liga.
“Terimakasih untuk masukannya. Kami akan berusaha untuk membuat Persik bangkit,” janjinya.
Diberitakan sebelumnya, kekalahan dari Persib membuat Persik masuk ke zona degradasi. Tim yang memiliki sebutan Macan Putih itu berada di peringkat ke-16. Dengan perolehan 4 poin.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah