Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pelatih Persik Kediri Marcelo Rospide Genjot Latihan Finishing

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 25 Juli 2023 | 16:59 WIB

 

PERBAIKI TAKTIK: Jelang lawan Persib Bandung, pelatih Persik Marcelo Rospide meminta anak asuhnya untuk bermain lebih efektif.
PERBAIKI TAKTIK: Jelang lawan Persib Bandung, pelatih Persik Marcelo Rospide meminta anak asuhnya untuk bermain lebih efektif.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Bila berkaca dari statistik, penguasaan bola yang dimiliki Persik tak berbeda jauh dengan lawannya, Dewa United, saat pertandingan Jumat (21/7). Namun hasil yang diperolehnya sangat bertolak belakang. Skuad Macan Putih justru kalah telak dengan tiga gol tanpa balas.

Lalu, apa yang salah dari penampilan klub pemilik dua gelar liga ini? “Kami tidak bisa memanfaatkan momentum. Kami tidak bisa bermain efektif,” dalih pelatih Marcelo Rospide.

Bila mengacu pada data pertandingan, ball possesion Persik berbeda tipis dengan tuan rumah. Klub Kediri ini melakukan penguasaan bola hingga 49 persen. Hanya terpaut dua persen saja dari lawan.

Demikian dengan jumlah operan berhasil. Di pertandingan tersebut secara total Persik mampu melakukan 374 operan. Jumlah operan berhasil pun mencapai 304. Artinya, tingkat keberhasilan operan itu mencapai 81 persen. Jumlah tersebut bahkan lebih tinggi dibanding ketika Persik mengalahkan Arema FC di pertandingan sebelumnya. Di pertandingan itu Bayu Otto dkk hanya bisa melakukan 270 operan dengan 213 di antaranya berhasil.

Demikian pula dengan tembakan ke arah gawang. Dalam pertandingan melawan Dewa United Persik melakukan empat tendangan ke arah gawang. Dan, hasilnya, tidak satupun yang berbuah gol.  Sementara sang lawan yang membukukan enam shoot on goal ternyata mampu memanfaatkan dengan maksimal tiga di antaranya.

Data statistik tersebut yang ingin disoroti pelatih Marcelo. Bila mengacu pada  statistik tersebut, Persik belum bisa bermain secara efektif. Padahal, menurut Marcelo, setiap peluang tidak boleh disia-siakan.

“Kami kurang bermain efektif dan efisien, tidak seperti Dewa United,” sambungnya.

Problem tersebut yang ingin diperbaiki oleh Marcelo. Karena selain sektor pertahanan, sektor finishing masih menjadi pekerjaan rumah yang sukar diselesaikan.

Salah satunya dengan latihan yang kembali digelar kemarin (24/7) di Stadion Brawijaya. Para pemain mulai melakukan latihan setelah diberi waktu libur. Salah satu latihan yang digelar adalah dengan melatih serangan di sepertiga lapangan. Tujuannya untuk mempertajam finishing dari para penyerang.

“Pemain sudah mulai berlatih lagi. Saat ini kami fokuskan untuk melawan Persib Bandung,” tutupnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#djajati #pelatih persik kediri #persik #latihan finishing