Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Buntut Kericuhan di Stadion Brawijaya, Persik Kediri Kena Sanksi 25 Juta

Karen Wibi • Senin, 24 Juli 2023 | 17:34 WIB

 

DIHUKUM: Persikmania saat menyaksikan laga antara Persik melawan Arema FC (15/7). Pasca kericuhan, Persik kena denda Rp 25 juta dan pengosongan tribun timur.
DIHUKUM: Persikmania saat menyaksikan laga antara Persik melawan Arema FC (15/7). Pasca kericuhan, Persik kena denda Rp 25 juta dan pengosongan tribun timur.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Hasil sidang komisi disiplin (Komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah keluar. Hasilnya, Persik Kediri mendapat sanksi yaitu denda Rp 25 juta. Selain itu, di laga melawan Persib pekan depan, Persik diwajibkan mengosongkan tribun sebelah timur.

Kericuhan kecil itu terjadi ketika ada puluhan penonton yang diduga pendukung Arema yang menyaksikan pertandingan tersebut. Padahal, sesuai aturan, suporter tim away tak boleh mengikuti klubnya menyaksikan langsung di stadion. Akibat kericuhan itu ada beberapa suporter yang diperkirakan pendukung Arema mendapat luka ringan.

“Seperti sebelumnya kami sudah merasa bakal mendapat sanksi (dari insiden tersebut),” ucap Ketua Panpel Persik Tri Widodo.

Komdis sendiri telah melakukan sidang terkait indikasi pelanggaran yang terjadi di matchday ketiga. Total, ada delapan kasus  yang mendapat sanksi. Rinciannya, tiga hukuman mengarah ke pemain, satu hukuman ke  pelatih, dan empat lagi dijatuhkan ke klub.

Tiga pemain itu adalah Asep Berlian dari Dewa United, M. Tahir dari Madura United, dan Try Hamdani dari RANS FC. Sedangkan pelatih yang disanksi adalah Hendrikus Olde Riekerink, pembesut Dewa United. Sementara, klub yang mendapat sanksi adalah Persik, Bali United, Arema, dan Persebaya.

Kembali ke insiden yang terjadi di Stadion Brawijaya itu, persisnya berlangsung pada babak pertama. Kericuhan terjadi di tribun sisi timur. Selang beberapa menit kemudian, kericuhan kembali terjadi di pintu selatan.

Di tribun timur, kericuhan terjadi akibat ada suporter tamu yang ketahuan sedang menonton pertandingan. Menurut informasi, suporter tersebut ketahuan saat ikut melakukan selebrasi saat gol pertama Arema yang dicetak oleh Gustavo di menit 45+1. Sedangkan di sisi selatan, kericuhan terjadi akibat ada suporter tim tamu yang nekat masuk. Mereka menerobos dengan melalui gerbang sebelah selatan.

Setelah itu petugas segera mengamankan beberapa suporter tim tamu. Setidaknya ada 25 orang yang diamankan. Selanjutnya para perusuh itu langsung dibawa ke Polresta Kediri.

Lebi lanjut, Widodo mengaku akan terus melakukan evaluasi. Salah satunya adalah dengan melakukan pengetatan terhadap laga di Stadion Brawijaya.

“Karena memang suporter tamu masih belum diperbolehkan untuk hadir secara langsung,” tegasnya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kericuhan #persik #sanksi #stadion brawijaya