“Kami sudah daftarkan ke PSSI dan PT LIB jika Persik akan gunakan Stadion Brawijaya untuk musim depan,” terang Arief Syaifuddin kepada wartawan koran ini.
Arief menjelaskan, menjelang liga dimulai, setiap klub harus menyetorkan stadion yang akan digunakan sebagai kandang klub. Untuk Persik, Arief menyebut jika Stadion Brawijaya masih menjadi satu-satunya stadion yang didaftarkan.
Karena menurut Arief, kondisi Stadion Brawijaya masih layak. Meskipun perbaikan masih harus terus dilakukan di sana-sini. Mulai dari kualitas rumput, kapasitas lampu penerangan, tribun, dan masih banyak lainnya.
Menurut Arief, klub juga tidak memiliki alternatif. Mereka mengandalkan stadion yang menjadi saksi dua kali titel juara itu sebagai kandang. “Kalau tidak stadion Brawijaya ya kita juga yang kerepotan,” ungkapnya.
Kendati sudah didaftarkan, Arief menyebut jika hasil penilaian PSSI dan PT LIB masih belum keluar. Kemungkinan baru akan keluar awal Juni. Yang disertai rincian kekurangan yang harus segera dibenahi.
Arief berharap agar hasil tersebut segera keluar. Dengan cepat diketahuinya hasil akhir, manajemen dapat segera melakukan perbaikan untuk Stadion Brawijaya.
“Kami fight agar Stadion Brawijaya dapat menjadi kandang untuk Persik Kediri,” tutupnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah