Kepergian Ridwan sendiri dikaitkan dengan ketertarikan PSM Makassar untuk membajak Ridwan. Kabarnya Ridwan diproyeksikan menjadi striker pelapis di klub juara Liga 1 musim2022-2023 itu.
Nasib Ridwan di Persik memang sudah diperkirakan bakal tidak berlanjut. Selama berseragam Macan Putih pemain ini tak mendapat menit bermain yang cukup. Dirinya kalah dengan striker lainnya. Seperti Flavio Silva, Faris Aditama, hingga M. Khanafi.
Bahkan sejak bergabung di 2021 dari PSIS Semarang, Ridwan lebih banyak dibangkucadangkan. Lebih parahnya, akibat tak mendapat menit bermain yang cukup, Ridwan dipinjamkan ke Dewa United.
Di Dewa United nasibnya tak berbeda jauh. Pemain berusia 22 tahun itu juga tak kunjung ke performa terbaiknya. Alhasil dari 17 pertandingan, Ridwan lebih banyak menghangkatkan bangku cadangan. Dia hanya bermain sebanyak empat kali. Dengan tidak mencatatkan gol ataupun assist.
Setelah kembali ke Persik, Ridwan diragukan bisa tampil di skuad utama. Maklum saja, di posisi striker, Persik memiliki pemain yang berlebih. Selain ada Flavio, Persik juga masih memiliki Khanafi lalu Faris yang kadang diposisikan sebagai striker. Ditambah dengan Jeam Kelly Stroyer yang kini masih membela Timnas di ajang SEA Games.
Terpisah, Direktur Persik Kediri Arief Syaifudding menyebut jika keluarnya pemain adalah hal yang wajar. “Kami ucapkan terimakasih dan semoga sukses terus ke depannya,” tutupnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah