Kemenangan beruntun tersebut sekaligus menyamai milik sang juara Liga 1 PSM Makassar. Bukan hanya itu. Peringkat Persik Kediri juga naik di posisi ke-9 klasemen sementara dengan raihan 44 poin.
Tiga angka yang didapat Persik dibuka oleh sundulan Vava Mario Yagalo di menit ke-5. Pemain asal Bangsongan, Kayenkidul, Kabupaten Kediri ini sebelumnya menerima umpan tandukan Anderson do Nascimento lewat proses tendangan sudut yang diambil Renan Silva.
Menjelang turun minum, Laskar Pajajaran -julukan Persikabo- kehilangan satu pemainnya. Andy Setyo mendapat kartu merah di menit ke-45. Bermain pincang di babak kedua, tak membuat Persikabo mengendurkan serangan.
Terbukti, dalam penguasaan bola, tim asal Kabupaten Bogor itu unggul 58 persen dibanding 42 persen. Sayang, Persik jauh lebih efektif dalam memainkan bola.
Persik akhirnya bisa menambah keunggulan 2-0 lewat sepakan Arsyad Yusgiantoro di menit ke-88. Mantan penggawa PSS Sleman ini mampu mengelabuhi kiper Syahrul Trisna setelah mendapat umpan lewat lemparan ke dalam yang dilakukan Fahat Abdullah.
Mengenai hasil tersebut, pelatih Persik Kediri Divaldo Alves mengakui Persikabo memberikan perlawanan yang ketat. Meskipun mereka hanya bermain dengan 10 orang setelah turun minum.
"Pemain tengah mereka sangat kuat. Apalagi setelah kartu merah, pasti tim akan semakin berhati-hati dan solid membawa bola," kata Alves.
Menurut Alves, ketenangan pemainnya yang membuat Persik kembali mencetak gol. Terutama setelah beberapa pergantian pemain di babak kedua. Seperti Renan Silva, Flavio Silva yang digantikan dua pemain muda M. Fahad dan Fitra Ridwan.
"Saya memasukkan pemain-pemain muda untuk menghadapi tekanan agar lebih tenang. Hasilnya, kita bisa menggandakan keunggulan," imbuh pria asal Portugal ini.
Sementara itu, pelatih Persikabo Aidil Sharin Sahak mengatakan pertandingan berjalan tidak mudah. Meski timnya kehilangan satu pemain karena kartu merah, dia menilai sebenarnya Persikabo masih memegang kendali selama 90 menit. "Bisa kita lihat, tadi kita selalu menekan. Tapi itulah sepak bola. Persik lebih bagus memanfaatkan kesempatan meski kami lebih baik menguasai pertandingan. Selamat untuk Persik," ujarnya. Editor : Anwar Bahar Basalamah