Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pembenahan Stadion Brawijaya Kediri: Akhir Bulan Rumput Mulus

adi nugroho • Rabu, 8 Januari 2020 | 21:14 WIB
pembenahan-stadion-brawijaya-kediri-akhir-bulan-rumput-mulus
pembenahan-stadion-brawijaya-kediri-akhir-bulan-rumput-mulus

KOTA, JP Radar Kediri – Pemkot benar-benar serius mempersiapkan Stadion Brawijaya sebagai home base Persik Kediri di Liga 1 2020. Setelah merenovasi ruangan dan menambah pencahayaan lampu, mereka mulai melakukan perawatan rumput stadion.


          Pengelola Stadion Brawijaya Purwanto mengatakan, perawatan rumput dilakukan sejak dua minggu lalu. Yang pertama dikerjakan adalah melakukan pemupukan. “Kami taburi pupuk ZA dan Urea,” katanya saat ditemui di stadion kemarin.


          Pemupukan dilakukan, terang Purwanto, untuk menumbuhkan rumput lapangan. Apalagi rumput sempat mengalami kerusakan setelah dipakai konser musik dua kali di pengujung tahun lalu. “Kami perlu menumbuhkan lagi. Agar rumput semakin tebal,” ungkapnya.


          Dalam beberapa hari ke depan, pihaknya terus memantau pertumbuhan rumput lapangan. Bagian yang belum tebal, menurut Purwanto, akan kembali ditaburi pupuk. Begitu pula kondisi rumput yang masih berwarna kuning. “Ketebalannya harus merata,” jelasnya.


          Setelah ketebalan merata, proses berikutnya adalah pemotongan rumput. Dia menargetkan, pemotongan dilakukan sebelum akhir bulan ini. “Minggu-minggu ini sudah mulai dipotong rumputnya. Setelah itu rumput mulus lagi,” kata mantan wasit nasional ini.


          Dia menambahkan, pemotongan cukup dilakukan sekali dengan mesin pemotong rumput. Dengan metode tersebut, pihaknya meyakini rumput Stadion Brawijaya layak digunakan untuk laga-laga Persik di Liga 1. Sebelumnya, dengan jenis rumput yang sama, stadion yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani itu pernah menggelar pertandingan Liga Champions Asia 2007.


          Untuk memaksimalkan perawatan, Purwanto mengatakan, sementara waktu lapangan belum boleh digunakan untuk kegiatan apapun. Baik olahraga maupun aktivitas lain. “Olahraga hanya boleh di tepi lapangan. Tidak di atas rumput,” paparnya.


          Sebab jika hal itu dilakukan, dia khawatir pertumbuhan rumput lapangan menjadi kurang maksimal. Karenanya lebih baik ditutup lebih dulu. “Sebelum verifikasi kedua dari LIB (Liga Indonesia Baru), rumput sudah siap,” kata Purwanto yang sekarang berdinas di Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri.


          Dengan kondisi tersebut, skuad Persik dimungkinkan belum bisa memakai Stadion Brawijaya sebagai tempat latihan. Seperti diketahui, sesuai rencana, latihan perdana akan digelar pertengahan bulan ini.


 


 

Editor : adi nugroho
#radar kediri #persik kediri #liga 1 indonesia