KEDIRI- Kubu Persik terus mencari cara agar bisa mendapatkan poin penuh saat menghadapi Persewangi Banyuwangi (9/9). Salah satunya dengan mencoba menerapkan pola main tiki –taka. Tapi, tentu saja versi pelatih Bejo Sugiantoro.
“Kami akan mencoba memberi kejutan (pada) tuan rumah,” terang Bejo kepada Jawa Pos Radar Kediri.
Menurut Bejo, tiki-taka versi Persik tentu tak sama dengan klub sebesar Barcelona yang mempunyai segudang pesepak bola bertalenta super. Pada intinya, tiki-taka ala Macan Putih itu adalah menerapkan pola serangan dari berbagai lini. Intinya, permainan Persik akan menitikberatkan pada all pressing dan full attack.
Masih menurut Bejo, alur serangan Persik nanti akan sangat dinamis. Bisa melalui umpan-umpan bola pendek ataupun long pass. Bahkan, pelatih yang juga mantan pemain timnas tersebut menandaskan, sejatinya skema main seperti itu merupakan ciri khas Persik selama ini. Termasuk yang mengantarkan mereka mampu menjuarai dua kali Liga Indonesia.
Ketika disinggung soal kesiapan mental pemainnya menghadapi pertandingan yang superpenting itu, Bejo menegaskan tak ada masalah. Kata Bejo mental para pemainnya semakin baik. Kemenangan telak ketika menghadapi Kalteng Putra mampu mengubur kegundahan ketika harus menelan dua kekalahan beruntun di partai sebelumnya.
Namun demikian Bejo melarang para pemainnya busung dada. Sebab, hal itu justru bisa jadi kontraproduktif. Malah menurunkan fighting spirit. Pemain dimintanya untuk hanya berpikir bahwa pertandingan terakhir mereka adalah partai final.
“Saya tekankan untuk berlatih keras saja. Karena laga ini (menjadi) final untuk Persik,” tegasnya.
Menurutnya, bagaimana main di Banyuwangi memang tetap harus difikirkan. Namun, hal itu tak boleh menjadi beban. Pemain diharapkannya tetap berlatih dan bertanding nanti dengna enjoy.
Sementara itu, dari kubu Persewangi, pelatih Bagong Iswahyudi optimistis memandang laga melawan Persik nanti. Bagong bahkan yakin timnya mampu menundukkan tamunya. Sebab, timnya juga punya ambisi khusus. Yaitu membawa Persewangi ke posisi empat klasemen.
Yang membuat Bagon kian pede adalah dia bisa memainkan Trubus Gunawan. Striker andalan Persewangi itu pada putaran pertama tak bisa dimainkan. Namun, kala itu Persewangi masih mampu menahan imbang Persik dengan skor 2-2. Kali ini Trubus dikabarkan dalam kondisi yang prima. Bagong pun sudah menyiapkan pemain itu masuk dalam starting eleven.
“Dia (Trubus, Red) sudah bisa main. Kami pastikan kondisinya sudah fit dari cedera,” terang Bagong.
Editor : adi nugroho