JP Radar Kediri – Persiapan Persedikab Kediri U17 dalam ajang Piala Soeratin menemui kendala di lapangan. Selama kurang lebih lima bulan kebelakang, para pemain terus menerus masuk dan keluar. Saat pendaftaran dibuka, sekitar 80 persen pemain pun tergolong rekrutan anyar.
“Tambal sulam pemain itu ada delapan puluh persen,” aku Pelatih Kepala Persedikab Kediri U17 Sodikin.
Praktis, kondisi ini membuat Persedikab Kediri U17 harus bekerja lebih keras lagi. Tim pelatih pun harus memulai dari awal lagi meski persiapannya sudah berlangsung berbulan-bulan.
Bagaimana tidak, mayoritas skuad nyatanya merupakan pemain baru. Yang mana, mau tak mau, tim harus memulai untuk adaptasi lagi.
Dia mengungkapkan, beberapa pemainnya memang memilih keluar. Salah satu sebabnya karena mendapat tawaran bergabung dengan tim lain.
Baca Juga: Persik Rombak Separo Skuad, Yandi Sofyan dan Irkham Mila Resmi Tinggalkan Kediri
Pihaknya pun tak bisa berbuat banyak. Pasalnya, anggaran di Persedikab Kediri sendiri masih terbatas bahkan belum cair.
“Persedikab anggarannya dari APBD, saat ini anggarannya belum turun,” ungkapnya. Lantaran anggaran pula, tim pelatih belum bisa meningkatkan intensitas latihan.
Bahkan usai pendaftaran ditutup sekalipun, latihan dimungkinkan tetap berjalan dua kali dalam seminggu.
Kemungkinan, latihan intensif akan dimulai setelah adanya jadwal kompetisi dari Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Jawa Timur.
“Latihannya masih tetap, nunggu jadwal dulu,” ujarnya. Terlepas dari itu, pihaknya kini telah mengamankan 28 nama pemain untuk menjalani ajang Piala Soeratin.
Jumlah itu kemungkinan bertambah mengingat kuota untuk pemain sebanyak 35 anak. Hanya saja, adanya penambahan atau tidak tetap bergantung pada manajemen Persedikab Kediri.
“Kami nanti koordinasi dengan manajemen apakah nanti bisa nambah atau tidak,” jelas Sodikin sembari menyebut bahwa manajemen juga belum memberikan target pada tim Persedikab Kediri U17.
Sementara itu, pendaftaran peserta Piala Soeratin U17 ini akan berakhir pada 5 Juli nanti. Artinya, setiap peserta memiliki waktu kurang dari seminggu untuk memutuskan skuad final.
Terlepas dari itu, Persedikab Kediri U-17 telah berburu pemain sejak Februari lalu. Seleksi itu dilakukan dalam rupa permainan atau juga turnamen mini.
Dari ratusan anak yang mengikuti seleksi, pelatih mengamankan puluhan nama pemain.
Sayangnya, proses pembentukan skuad mendapatkan tantangan di lapangan. Sebab, beberapa pemain akhirnya memilih untuk meninggalkan tim. (em/tar)
Editor : Andhika Attar Anindita