KABUPATEN, JP Radar Kediri - Prestasi Persedikab Kediri sangat mengecewakan. Dalam dua musim ini, skuad Bledug Kelud gagal naik kasta. Jangankan naik ke Liga 3, menembus putaran nasional saja tak bisa.
Sebelumnya, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata mengatakan akan segera melakukan evaluasi terhadap Persedikab Kediri.
Namun ternyata, evaluasi tersebut tak kunjung dilakukan. Menurutnya, pihaknya masih akan memanggil manajemen serta pelatih dalam evaluasi tersebut.
"Rencananya nanti kami akan mengundang dari pihak manajemen sekaligus pelatih untuk menyampaikan hasil daripada pelaksanaan di Liga 4 kemarin. Jadi poin-poin apa yang seharusnya nanti dibenahi agar musim depan bisa secara prestasi lebih tinggi lagi," ujar pria yang akrab disapa Hakim tersebut.
Lantas, adakah kemungkinan pergantian manajer di musim depan? "Pergantian manajer saya rasa masih belum," jawabnya.
Untuk diketahui, langkah skuad Bledug Kelud memang terhenti di babak 16 besar.
Dalam babak tersebut, Persedikab Kediri hanya mampu mencatatkan satu kemenangan saja. Sedangkan dua laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Nah, hasil buruk ini juga terjadi di musim sebelumnya. Kala itu, skuad yang dinakhodai Ambitie Dolus Cahyana itu juga gagal melalui babak 16 besar.
Oleh karena itu, Persedikab Kediri tetap berjibaku dengan kompetisi kasta paling bawah. Liga 4.
Sementara itu, Pelatih Kepala Persedikab Kediri sebelumnya menjelaskan bahwa anak asuhnya memang banyak diisi oleh pemain muda.
Sehingga masih ada kesulitan untuk menghadapi pemain yang memiliki level diatasnya. Meski hasil tidak memuaskan, dia percaya skuad Bledug Kelud bisa lebih baik di musim selanjutnya.
"Semoga kemajuan perkembangan pemain dan tim meningkat. Karena tim ini dipersiapkan untuk tahun depan, dengan begitu Insyaallah tahun depan kami bisa lebih baik," harapnya. (em)
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita