BANYUWANGI, JP Radar Kediri - Perjalanan Persedikab Kediri di babak 16 besar tidak mulus. Bledug Kelud itu gagal mendapatkan poin penuh di laga melawan Mitra Surabaya di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Jumat (31/1) siang.
Pasalnya, mereka hanya bisa bermain imbang 1-1. Agaknya, bermain di luar kandang membuat mental Galih Akbar dkk sedikit terganggu.
Pasalnya, ini pertama kalinya Persedikab tidak bermain di Stadion Canda Bhirawa. “Saya bilang ke pemain nggak usah panik, tenang,” kata Pelatih Kepala Persedikab Kediri Ambitie Dolus Cahyana.
Sejatinya, penggawa Bledug Kelud mampu menguasai jalannya pertandingan. Meski sudah melancarkan beberapa serangan, gol tak kunjung datang. Sialnya, Mitra Surabaya berhasil unggul di babak pertama.
Gol itu diciptakan oleh Ahmad Farid Fauzi di menit ke-19. Praktis, skor menjadi 1-0 untuk kemenangan Mitra Surabaya. Papan skor pun tak berubah hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan kian sengit. Skuad Bledug Kelud terus mengejar ketertinggalannya.
Sayang seribu sayang, peluang yang didapatkan belum bisa berbuah gol. Baik itu sepak pojok ataupun tendangan bebas.
Hingga menit ke-90, skuad Bledug Kelud gagal mencetak gol. Beruntung, Riyaddusolihin, sang pengadil lapangan memberikan tambahan waktu lima menit.
Akhirnya momen yang ditunggu pun tiba. Sontekan kaki Yohanis Don Bosco mampu menciptakan gol di menit 90+5. Skor 1-1 berakhir hingga peluit panjang ditiupkan wasit.
“Kami selalu yakin sampai menit akhir. Ketika tenang gol akan datang,” ucap Dolus. Menurutnya, timnya sudah bermain dengan bagus.
Apalagi anak asuhnya berhasil menciptakan beberapa peluang. Namun demikian, ketertinggalan yang dialami oleh tim benar-benar membuat pertandingan kian sulit.
“Kami berharap pertandingan di Banyuwangi ini bisa meloloskan tim yang terbaik,” tandasnya.
Sementara, Pelatih Kepala Mitra Surabaya Mitra Slamet Sampurno mengaku timnya sudah bekerja keras dalam pertandingan kemarin.
Meski begitu, kebobolan yang terjadi di detik-detik terakhir menjadi catatan penting bagi timnya. Utamanya menjaga konsentrasi hingga akhir.
“Intinya pemain sudah bekerja keras, kami hargai. Kedepan tentunya banyak yang harus kami perbaiki,” tandasnya.
Untuk diketahui, Persedikab Kediri masih memiliki dua pertandingan lagi di babak 16 besar ini. Adalah melawan Persenga Nganjuk dan Persewangi Banyuwangi.
Editor : Andhika Attar Anindita