KOTA MALANG, JP Radar Kediri – Kandas sudah mimpi Persedikab promosi ke Liga 2 musim depan. Hasil seri menghadapi NZR Sumbersari di Stadion Gajayana kemarin sore memupus ambisi tersebut. Hanya mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan, klub Kabupaten Kediri ini hanya nangkring di posisi ketiga Grup 8.
Jatah ke babak 16 besar Liga 3 Nasional dari grup ini diambil oleh Persekabpas Pasuruan dan NZR Sumbersari. Dalam pertandingan di Lapangan Abdul Rachman Saleh di jam yang sama, Persekabpas memermak Tri Brata dengan skor 3-0. Sekaligus menyandang predikat juara grup dengan nilai 5. Dibuntuti NZR di posisi kedua dengan skor 3.
Meskipun sama-sama mengantongi nilai 3, produktivitas NZR lebih bagus. Yaitu mencetak 4 gol. Sementara Persedikab hanya dua gol.
Pelatih Persedikab Muslim Habibi mencoba menghibur diri. Dengan menyebut bahwa upaya mereka sudah sangat keras.
Baca Juga: Preview Liga 3 Nasional: Persedikab Hadapi NZR Sumbersari, Hanya Satu Kata: Menang
"Kami harus tetap menyukuri. Secara hasil, kami belum bisa memberikan yang terbaik untuk tim," akunya.
Apalagi, dari sisi permainan, mereka tidak bisa dikatakan jelek. Justru menunjukkan performa yang impresif. Dengan lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Kuantitas serangan pun mereka dominasi. Meskipun, sayangnya, tak ada yang menjadi gol.
"Dua belas peluang yang seharusnya menjadi gol tapi tidak bisa," keluh Habibi.
Pada babak pertama, kedua tim sama-sama saling serang. Dengan ball possesion yang juga setara. Namun, sepuluh menit terakhir Persedikab bisa lebih menguasai. Dengan melakukan serangan yang gencar ke pertahanan lawan.
Tapi, justru NZR Sumbersari yang berhasil mencetak gol lebih dulu. Tepatnya di injury time. Gol itu diciptakan oleh Ali Akbar Navis di menit ke-46 melalui serangan balik.
Di babak kedua skuad Bledug Kelud bermain impresif dan terlihat tak memiliki beban. Setiap sudut lapangan pun dimanfaatkan dengan baik. Tak melulu membawa bola ke sisi samping ataupun tengah. Namun, tetap saja, beberapa peluang tetap sulit dikonversi menjadi gol.
Baca Juga: Hasil Liga 3 Nasional: Persedikab Hanya Bermain Imbang 0-0 Lawan Tri Brata Raflesia FC
Hingga akhirnya, upaya Persedikab Kediri membuahkan hasil. Pada menit ke-89, Ahmad Hamzah berhasil mencetak gol melalui umpan dari Nasikin. Gol ini pun membuat imbang permainan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
"Walaupun secara permainan kami bisa menguasai. Kami masih memiliki kekurangan terkait finishing," aku Habibi mengevaluasi keseluruhan pertandingan Persedikab Kediri selama bermain di Liga 3.
Terpisah, Pelatih Kepala NZR Sumbersari mengucapkan syukur terkait hasil pertandingan kemarin saat melawan Persedikab Kediri. Meski imbang, tim asal Kota Malang itu lebih beruntung. Pasalnya, produktivitas gol tim tersebut lebih unggul daripada Persedikab Kediri.
"Kami lolos di babak 16 besar. Tapi banyak evaluasi yang harus kami lakukan. Dan itu menjadi PR bagi saya," ujarnya saat press conference pasca pertandingan.
Baca Juga: Preview Liga 3 Nasional: Wajib 3 Poin Lawan Tri Brata Raflesia FC demi Slot 16 Besar
Sementara itu, menyusul kegagalan ke 16 besar, pelatih Habibi menyatakan mengundurkan diri. Dia merasa gagal membawa tim melaju ke Liga 2.
"Dengan ini saya juga menyatakan mengundurkan diri sebagai tim, head coach di Persedikab," tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah