KEDIRI, JP Radar Kediri- Persedikab Kediri terus mengebut porsi latihan fisik. Pelatih Persedikab Muslim Habibi menyebut jika latihan fisik akan semakin intens satu minggu ini.
“Minggu depan sudah puasa. Jadi latihan fisik akan semakin intens untuk minggu ini,” terang Habibi.
Dia memiliki alasan mengapa melakukan hal itu. Karena pasti banyak penggawa Bledug Kelud yang menjalankan ibadah puasa. Dalam kondisi itu, latihan fisik tak mungkin dilakukan maksimal. Sebagai gantinya, latihan akan dilakukan untuk taktikal. Sembari menunggu jadwal untuk putaran nasional.
“Kami ada target untuk latihan fisik. Dan akan kami rampungkan minggu ini,” tuturnya. Namun bukan berarti latihan fisik akan dihilangkan sepenuhnya. Nantinya latihan fisik akan tetap dilakukan. Namun porsinya akan dikurangi dan disesuaikan.
Tidak hanya itu, waktu berlatih juga akan dilakukan pada sore dan malam hari. Sedangkan pagi hari pemain akan melakukan istirahat secara penuh. “Latihan akan dilakukan sebelum buka dan setelah sholat tarawih,” ungkap Habibi.
Dia berharap, momen puasa tidak akan mengganggu latihan para pemain. Begitu juga dengan sebaliknya. Karena menurut Habibi, kedua hal itu dapat dilakukan secara beriringan. Tentu dengan porsi yang sedikit berbeda.
Lalu bagaimana dengan kondisi pemain saat ini? Menanggapi pertanyaan itu, Habibi mengatakan jika kondisi fisik pemain terus membaik. Karena memang, banyak porsi latihan yang terus dilakukan oleh pemain.
Karena selain melakukan latihan di lapangan, pemain juga melakukan latihan di gym. Jadwalnya adalah dua kali dalam seminggu. Dengan tujuan untuk meningkatkan massa otot pemain.
“Latihan di gym akan meningkatkan kekuatan dan daya tahan pemain,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah