KEDIRI, JP Radar Kediri- Kompetisi Liga 3 Indonesia kurang seminggu lagi. Tapi Persedikab Kabupaten Kediri masih memiliki pekerjaan rumah (PR). Yaitu memperbaiki lini bertahan dan mental pemain.
“Lini pertahanan masih menjadi catatan kami hingga saat ini,” terang pelatih Persedikab Muslim Habibi saat dikonfirmasi.
Habibi menerangkan, masalah mental pemain masih menjadi catatan. Dapat dilihat di dua pertandingan kala melawan Persibo Bojonegoro. Di laga yang berlangsung di Stadion Canda Bhirawa, Persedikab mampu menang mudah. Dengan skor 2-0.
Berbanding terbalik ketika Persedikab bermain di kandang Persibo. Berlangsung di Stadion Letjend Soedirman (SLS), Persedikab ganti kalah. Dengan skor akhir 2-1.
Menurut Habibi, ada beberapa alasan mengapa anak asuhnya kalah. Salah satunya karena masalah mental. Ditonton oleh ratusan suporter tim tamu, banyak pemain yang lalu grogi. Alhasil taktik tak dapat dimainkan sesuai rencana. Kebobolan pun tak dapat dihindarkan.
“Karena kami juga bermain dengan banyak pemain muda,” tambahnya.
Catatan tersebut yang akan segera diperbaiki oleh Habibi. Dengan sisa waktu satu minggu, Habibi yakin jika anak asuhnya dapat kian lebih baik.
Beruntungnya lagi, selama babak penyisihan, Persedikab sepenuhnya bermain di kandang. Enam laga dimainkan mulai tanggal 5 hingga 17 Desember. Alhasil, untuk urusan mental, Persedikab dipastikan sedikit lebih aman.
Seperti diketahui, Persedikab akan masuk ke dalam grup L. Nantinya Bledug Kelud akan melawan AC Majapahit, Akademi Arema Ngunut, dan PSBK Kota Blitar.
“Target kami adalah lolos ke tahap berikutnya,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah