KEDIRI, JP Radar Kediri - Persedikab menyambut gembira perubahan regulasi di Liga 3 musim ini. Aturan tujuh pemain senior dianggap menguntungkan. Yang akan meningkatkan performa tim.
Sebelumnya, kuota pemain senior tak sebanyak itu. Musim-musim sebelumnya, setiap tim Liga 3 hanya diberi jatah lima pemain senior.
“Menurut saya (perubahan regulasi) itu malah (menjadi) keuntungan. Tim dapat lebih berkreasi lagi,” aku Manajer Persedikab Dentama Adiratna.
Denta menuturkan, musim lalu, kuota pemain senior hanya lima pemain. Dari kelima pemain, hanya tiga yang masuk starting line up. Sedangkan dua sisanya harus berada di bangku cadangan.
Sementara musim ini kuota untuk pemain senior ditambah. Menjadi tujuh pemain. Dengan lima pemain boleh digunakan menjadi starting line up. Sisanya berada di bangku cadangan.
Denta menyebut jika hal itu malah menguntungkan tim. Karena dengan semakin banyak pemain senior, permainan dapat lebih bervariatif. Terlebih jika pemain senior tersebut memiliki pengalaman yang banyak. Dampaknya akan lebih banyak untuk tim.
“Dari sisi permainan akan lebih bervariatif. Lebih banyak pilihan untuk mengombinasi pemain muda dan senior,” sambungnya.
Meskipun memiliki kuota yang lebih banyak, tak membuat Denta langsung mengenyampingkan pemain muda. Malahan Denta merasa jika momen tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi pemain muda.
Dengan cara tersebut, Denta percaya jika regenerasi pemain di Persedikab akan berjalan lancar. Klub akan semakin kuat seiring berjalannya waktu.
“Karena target kami ingin naik di kompetisi teratas. Jadi regenerasi itu perlu,” tambahnya.
Siapa saja pemain senior yang akan bergabung Persedikab? Menanggapi pertanyaan itu, Denta masih belum menjawab. Sembari tertawa kecil, dirinya menyebut jika nama-nama tersebut akan segera diketahui oleh publik Kabupaten Kediri.
“Sebentar lagi akan langsung diumumkan. Bersabar dulu,” kilahnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah