KEDIRI, JP Radar Kediri - Persedikab Kediri U-17 menderita kekalahan telak dari lawannya Bali Soccer Indonesia Football Academy meskipun bermain di kandangnya, Stadion Canda Bhirawa (10/8). Dalam pertandingan bertitel uji coba tersebut, Bledug Kelud muda kalah 1-3.
Namun, pelatih Rudi Hartono punya dalih. Dia beralibi timnya baru berkumpul. Belum punya banyak waktu menjalin kekompakan. Berlatih pun baru satu kali.
“Tim lawan memang bermain cukup bagus. Kami mengakui kekalahan malam ini,” terang Rudi kepada wartawan koran ini.
Namun Rudi memiliki alasan atas kekalahan anak asuhnya. Yaitu karena tim yang belum kompak. Maklum saja, tim Persedikab U-17 baru saja dibentuk satu minggu yang lalu. Yaitu dari kompetisi internal kelompok usia Persedikab. Bahkan untuk latihan, mereka baru melakukan satu kali.
Pertandingan tersebut berjalan 2x40 menit. Dalam setiap babak, Rudi memasukkan dua tim yang berbeda. Di pertandingan uji coba Rudi masih ingin melihat kemampuan dari anak asuhnya.
Di babak pertama dengan tim utama, Persedikab dapat mendominasi. Bahkan di babak pertama, Persedikab unggul 1-0. Itu berkat gol cepat yang dicetak di menit ke-6.
Namun sayangnya, menggunakan tim pelapis, permainan Persedikab jadi sedikit kedodoran. Bahkan di babak kedua tersebut, tim lawan dapat mencetak tiga gol. Yaitu dua gol penalti di menit ke-44 dan ke-55. Sedangkan gol ketiga dicetak melalui serangan balik di menit ke-72.
Sejatinya, Persedikab memiliki kesempatan untuk memperkecil kekalahan. Yaitu ketika mendapat hadiah pinalti di menit ke-78. Namun sayangnya, sang algojo yang mendapat tugas menendang pinalti gagal mencetak gol. Skor akhir Persedikab 1-3 Soccer Indonesia Football Academy.
Meskipun kalah, Rudi mengaku tak mengapa. Karena dari segi pemain, anak asuhnya potensial. Dan pasca-pertandingan, Rudi mengaku akan terus mengasah kemampuan anak asuhnya. Salah satunya untuk mempersiapkan bibit-bibit muda yang akan bermain di Persedikab saat berkompetisi di Liga 3.
“Saya rasa mereka semua berbakat, memang kemarin tim ini baru saja dibentuk,” tutupnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah