“Info terakhir berangkatnya ke Banyuwangi,” kata Pelatih Al Fath Sunu Chandra.
Benar, sistem Piala Soeratin U-15 akan dilakuakn secara home tournament. Beberapa grup akan bermain di satu kota. Kebetulan, setelah pemilihan grup Al Fath akan berangkat ke Banyuwangi. Sedangkan opsi pilihan kedua bermain di Sidoarjo dan Gresik.
Lelaki asal Desa Kapas, Kecamatan Kunjang itu mengatakan bahwa untuk pemilihan grup juga sudah dibagi. Al Fath akan bertemu dengan Bhayangkara FC dan Deltras Sidoarjo. “Kami juga akan siapkan tim juga, Mas,” kata Chandra.
Persiapan yang dimaksud, lanjut mantan pemain Persitara Jakarta Utara itu, adalah komposisi tim. Ia mengatakan sudah ada delapan pemain baru yang bergabung dan ikut latihan bersama Al Fath Kunjang. Delapan pemain yang diseleksi langsung olehnya dan dari Askab Kediri.
“Memang sudah direncanakan sejak awal, bahwa tim yang menjadi juara Piala Soeratin di Kabupaten Kediri akan dibantu untuk mengumpulkan pemain terbaik dari Kediri untuk menghadapi gempuran di tingkat provinsi,” kata Chandra.
Lelaki yang kerap menggunakan kacamata itu menambahkan bahwa pilihan tetap dari tim pelatih dan manajer. Untuk menerima masukan pemain dan juga memasukkannya ke dalam skuad tim atau tidak. “Ada sekitar 15-20 kemarin yang ikut trial, dan kami ambil delapan orang, saat ini, ya sedang persiapan terus sebelum kejuaraan dimulai lagi,” pungkas Chandra.
Untuk diketahui, Al Fath Kunjang menjadi juara Piala Soeratin U-15 Kabupaten Kediri setelah mengalahkan Angsa Putih tim dari Banyakan. Musim ini adalah kali pertama klub yang dulunya bernama Alcatraz Al Fath Kunjang itu melangkah ke kejuaraan provinsi. Karena sebelumnya selalu menjadi peringkat kedua.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah