Tertemper KA Singasari, Pria Tanpa Identitas Tewas Mengenaskan di Gampengrejo Kediri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 17:49 WIB
Petugas saat berkoordinasi kaitannya laka KA di Gampengrejo. (Foto Polsek Gampengrejo)
Petugas saat berkoordinasi kaitannya laka KA di Gampengrejo. (Foto Polsek Gampengrejo)

JP Radar Kediri – Seorang pria tanpa identitas tewas setelah tertemper Kereta Api (KA) Singasari di jalur masuk Dusun Gampeng, Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Kamis (8/10).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.10 WIB di petak jalan kereta api KM 192+4/5 petak SS-MGN.

Korban diduga berada di jalur rel ketika KA Singasari relasi Jakarta-Malang melintas dari arah utara menuju selatan.

Penjaga pintu perlintasan kereta api, Yunei Arinanda, 28, mengaku melihat KA Singasari dari kejauhan telah membunyikan klakson. Kereta kemudian melambat ketika tiba di Stasiun Susuhan.

Setelah itu, Yunei memberitahukan kepada petugas keamanan Stasiun Susuhan, Yoga Garbha Taruna, 27, bahwa diduga KA telah menabrak seseorang yang berada di jalur kereta api.

Baca Juga: Kereta Api Dhoho Tabrak Motor di Perlintasan Liar Kras Kediri, Ini Kata PT KAI!

Keduanya kemudian melakukan pengecekan. Sekitar 100 meter dari palang pintu perlintasan ditemukan potongan tubuh manusia yang berceceran di sekitar jalur rel.

Kapolsek Gampengrejo AKP Rudi Hartono mengatakan, petugas keamanan stasiun bersama personel Polsek Gampengrejo kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. 

Langkah tersebut dilakukan karena sekitar 30 menit berikutnya akan melintas kereta api lain jurusan Malang-Bandung.

Baca Juga: Laka Lantas Beruntun di Jalan Raya Kediri - Nganjuk, Satu Orang Meninggal Dunia

Dari hasil pemeriksaan awal, korban telah meninggal dunia di lokasi. "Kondisinya mengenaskan," jelasnya.

Korban diperkirakan laki-laki berusia sekitar 40 tahun. Ciri-cirinya memiliki kulit hitam, rambut lurus, tinggi sekitar 165 sentimeter, serta mengenakan celana hitam.

Sementara kemeja lengan panjang motif kotak-kotak warna biru muda ditemukan di sebelah timur titik tertemper.

Hingga kini identitas korban masih dalam penyelidikan. "Petugas tidak menemukan kartu identitas maupun barang lain yang dapat menunjukkan identitas korban," jelasnya.

Polisi juga melakukan pencarian informasi dari warga sekitar untuk mengetahui identitas maupun keberadaan korban sebelum kejadian.

Jenazah beserta potongan tubuh korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut dan dimintakan visum et repertum.

Baca Juga: Volume Penumpang Kereta Api Melonjak, Karena Hal Ini!

Akibat kejadian tersebut, perjalanan KA sempat mengalami gangguan. KA 150 Singasari tercatat mengalami andil keterlambatan satu menit, dengan keberangkatan dari Stasiun Susuhan pada pukul 10.09 WIB atau terlambat empat menit dan tiba di Kediri pukul 10.21 WIB dengan keterlambatan satu menit.

Petugas juga berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Kediri untuk membantu mengungkap identitas korban, termasuk menggunakan alat pendeteksi identitas MAMBIS.

Kasus tersebut kini masih dalam penyelidikan Polsek Gampengrejo dan Polres Kediri untuk mengetahui identitas korban serta kronologi keberadaannya di jalur rel sebelum tertemper KA.

Editor : Ayu Ismawati
Sumber : Radar Kediri
KA sigosari polsek gampengrejo laka ka kecamatan gampengrejo