JP Radar Kediri-Identitas mayat perempuan yang ditemukan di aliran Sungai Brantas, tepatnya di bawah pintu air Bendungan Gerak Waruturi, Desa/Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Selasa lalu (22/9) akhirnya terungkap.
Kapolsek Gampengrejo AKP Rudi Hartono mengatakan, korban diketahui bernama Khusnul Khotimah, seorang perempuan kelahiran Kediri, 8 Agustus 1997.
Berdasarkan kartu identitasnya, korban tercatat sebagai pelajar/mahasiswa dan berstatus belum menikah.
Khusnul Khotimah diketahui merupakan warga Dusun Klodran RT 01/RW 01, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.
"Identitas korban sudah diketahui," kata Rudi, mengonfirmasi informasi tersebut (23/9).
Baca Juga: Gempar! Warga Temukan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Bendungan Waruturi
Dari informasi yang dihimpun kepolisian, Khusnul terakhir meninggalkan rumah pada Sabtu (19/9) lalu sekitar pukul 17.00 WIB.
Tiga hari kemudian, tepatnya Selasa pagi (22/9), jasadnya ditemukan di aliran Sungai Brantas dalam kondisi telentang dan diduga terbawa arus.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Jasad korban juga telah menjalani autopsi.
Namun, hingga Rabu petang (23/9), hasil pemeriksaan tersebut belum keluar.
Rudi menyebut, dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Info awal tidak ada tanda kekerasan," ujarnya.
Baca Juga: Mayat Bayi Laki-Laki Dibuang di Kebun Jambu Mojo Kediri, Ini Yang Dicurigai Warga!
Meski begitu, tewasnya Khusnul masih menyisakan tanda tanya. Sepeda motor miliknya yang digunakan saat meninggalkan rumah hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Polisi juga belum menyimpulkan apakah kendaraan tersebut hilang akibat tindak pidana.
"Motor belum diketahui keberadaannya, belum tentu hilang karena tindak pidana. Bisa dititipkan atau ikut masuk sungai," jelasnya.
Rudi menyebut, saat ini pihaknya masih menunggu hasil autopsi. Termasuk melakukan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan.
Editor : Ayu IsmawatiSumber : Radar Kediri