Sempat Beri Kabar saat Dihantam Badai, Ini Daftar Warga Kediri Yang Menjadi Korban Kapal Virgo!

Hilda Nurmala Risani • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 05:00 WIB
Warga melintas di depan rumah korban yang hilang kontak karena menumpang di kapal virgo. (Hilda/JPRK)
Warga melintas di depan rumah korban yang hilang kontak karena menumpang di kapal virgo. (Hilda/JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri-Niat Ermanto, 41, untuk memperbaiki ekonomi keluarganya dengan hijrah ke Banjarmasin, berbuah petaka. Pria asal Kelurahan Bujel, Mojoroto itu menjadi korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 pada Minggu (13/9) lalu bersama istri dan dua anaknya. Selain keluarga tersebut, adik kakak asal Puncu, Kabupaten Kediri juga tak terselamatkan.

          Kepala Kelurahan Bujel I Wayan Yudiana mengatakan, sebelum hilang kontak, Ermanto yang menumpang Kapal Virgo bersama Winarsih, 48, istrinya; serta Amelia Elsa Mahera, 16; dan Kayla Ermania Rizky, 6, dua anaknya itu masih sempat berkabar.

          “Sabtu (12/9) masih sempat komunikasi. Mereka menginformasikan kalau kapal yang mereka tumpangi menghadapi cuaca buruk berupa ombak besar dan badai di tengah perjalanan,” ujar Wayan.

Baca Juga: Ini Tantangan Tim SAR Gabungan saat Pencarian Orang Tenggelam di Sungai Brantas Kediri

          Lebih jauh Wayan menyebut, Erwanto berangkat ke Banjarmasin sejak Jumat (11/9). Mereka sengaja hijrah untuk memperbaiki nasib. Rencananya mereka juga akan bersilaturahmi dengan teman Winarsih yang dikenal saat sama-sama menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

          Tekad bulat Winarsih untuk ke Banjarmasin itu timbul setelah usaha makanan ringan yang dijalankannya tak begitu lancar. “Mereka ingin bersilaturahmi sekaligus merantau di Banjarmasin untuk bekerja,” lanjut Wayan.

Nahas, Winarsih bersama keluarga dinyatakan hilang kontak pada Minggu (13/9) pagi. Selanjutnya, Minggu malam mereka didatangi oleh tim identifikasi Polres Kediri Kota.

Baca Juga: Persiapkan Pladu di Sungai Brantas, Seorang Warga Kediri Tenggelam, Ini Yang Dilakukan BPBD!

          Kemarin (14/9) perwakilan keluarga sudah berangkat ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. “Sampai hari ini (14/9) korban masih dalam proses pencarian dan belum ditemukan. Harapan besar dari pihak kelurahan dan keluarga agar dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” tuturnya.

Baca Juga: Terpeleset saat Mancing, Bocah Tenggelam di Sungai Kolokoso, Ini Kronologi Lengkapnya! 

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, Winarsih ini dikenal sebagai orang yang pekerja keras. Hal itu dibuktikan dengan keberaniannya bekerja sebagai TKI di luar negeri. Dia juga dikenal aktif mengikuti kegiatan di lingkungan hingga kelurahan. “Orangnya pekerja keras. Juga ikut aktif bertetangga dan mengikuti kegiatan Agustusan kemarin,” urainya.

Hal serupa diungkapkan oleh Sigit Sugiarto, kakak ipar Winarsih. “Mereka berangkat dari rumah sejak hari Jumat. Akan pergi ke Banjarmasin menemui temannya. Dan hingga saat ini belum ada kabar terbaru,” kata Sigit singkat.

          Sementara itu, Adit Firmansyah, 20; serta Tri Sutrisno, 29; asal Dusun Nanas, Desa Manggis, Kecamatan Puncu juga turut menjadi korban tenggelamnya Kapal Virgo. Kakak beradik itu sedianya akan bekerja sebagai pengirim ekspedisi paket di Banjarmasin.

Baca Juga: Terpeleset saat Mancing, Bocah Tenggelam di Sungai Kolokoso, Ini Kronologi Lengkapnya! 

Camat Puncu Firman Tappa mengatakan, Tri Sutrisno, 29, sudah pekerja sebagai sopir ekspedisi di Banjarmasin. Karenanya, dia mengajak sang adik untuk ikut bekerja di sana. “Kebetulan kernetnya absen. Makanya mengajak adiknya,” ungkap Firman.

Namun, niat mulia itu berujung petaka. Hingga kemarin keluarga belum mendapat kabar tentang keberadaan Tri dan Adit. “Kami masih menunggu informasi.” jelasnya.

Pemerintah desa dan pemerintah kecamatan, tutur Firman, akan melakukan pendampingan. Termasuk menyambungkan keluarga dengan tim pencarian. “Kalau dibutuhkan mengantar, kami akan antar keluarga (ke Surabaya,” bebernya. (la/sad/ut)

 

Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri
kapal virgo enam orang kelurahan bujel korban tenggelam kota kediri