JP Radar Kediri - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Malang, Jawa Timur, Senin (14/10) pagi. Getaran dari gempa dangkal ini dirasakan setidaknya di sembilan daerah di Jawa Timur, mulai dari pesisir selatan hingga kawasan Tapal Kuda.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Malang, Ricko Kardoso, menjelaskan bahwa gempa yang terjadi sekitar pukul 08.42 WIB tersebut berpusat di perairan, tepatnya 142 kilometer arah tenggara Kabupaten Malang.
"Gempa terpantau berada di kedalaman 10 kilometer. Berdasarkan lokasi episentrum dan kedalaman hiposentrumnya, ini merupakan jenis gempa bumi dangkal," ujar Ricko.
Baca Juga: 546 Detik! Gempa Kembali Terekam di Gunung Kelud
Meski sempat mengejutkan warga, Ricko memastikan pemodelan dan analisis BMKG menunjukkan gempa ini sama sekali tidak berpotensi tsunami. Ia juga menegaskan tidak ada ancaman bahaya bagi kawasan pesisir yang merasakan guncangan.
Berdasarkan peta tingkat guncangan, sebaran getaran terasa cukup luas di sejumlah wilayah Jatim dengan skala intensitas pada level II hingga III MMI. Sembilan daerah yang tercatat merasakan guncangan tersebut meliputi:
-Pacitan
-Tulungagung
-Blitar
-Malang
-Lumajang
-Jember
-Kediri
-Bondowoso
-Kota Batu
Dengan skala intensitas tersebut, getaran dirasakan nyata oleh warga di dalam rumah, seakan-akan ada truk berat yang sedang berlalu. Dampaknya, sejumlah benda ringan yang tergantung di dalam rumah sempat terlihat bergoyang.
Hingga saat ini, pihak BMKG terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak terpancing oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Editor : Shinta Nurma Ababil