Angin Kencang Bikin Api Merembet, Lahan Tebu Dekat Sekolah Rakyat Terbakar

Diana Yunita Sari • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 13:36 WIB
Petugas lakukan pemadaman api di lahan tebu Kecamatan Plosoklaten
Petugas lakukan pemadaman api di lahan tebu Kecamatan Plosoklaten

JP Radar Kediri – Kebakaran melanda lahan tebu milik Ahmad Hariadi di Dusun Plosokidul, Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Rabu (2/9). 

Kebakaran tersebut terjadi di lahan yang lokasinya berdekatan dengan Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Kediri. Beruntung, kobaran api tidak sampai merembet ke bangunan sekolah.

Informasi kebakaran diterima Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare dari Zheri Subaktiar sekitar pukul 09.17 WIB. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 09.21 WIB dan tiba sekitar pukul 09.55 WIB.

Baca Juga: Dua Bulan Damkar Tangani 158 Kasus, Evakuasi Sarang Lebah dan Ular Mendominasi

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, kebakaran bermula ketika pekerja membakar sisa daun tebu kering. Kondisi berubah setelah angin bertiup cukup kencang sehingga api merembet ke lahan tebu di sekitarnya.

“Api bermula saat pekerja membakar sisa daun tebu kering. Kemudian angin berhembus kencang sehingga api merembet ke lahan tebu yang berada di dekat Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Untuk menjinakkan api, petugas mengerahkan dua armada damkar berkapasitas masing-masing 5.000 liter. Satu armada berasal dari Pos Pare dengan nomor kendaraan AG 8157 EP dan satu lainnya dari Pos Grogol dengan nomor AG 8156 EP.

Baca Juga: Ternyata, Satu Keluarga Tewas Terbakar di Tebet adalah Orang Kota Kediri

Total terdapat 10 personel yang diterjunkan dalam proses pemadaman. Petugas melakukan pembasahan dan penyekatan hingga kobaran api berhasil dikendalikan.

“Petugas langsung melakukan pemadaman agar api tidak meluas, terutama karena lokasinya berdekatan dengan bangunan sekolah,” kata Kaleb.

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 12.30 WIB. Api akhirnya berhasil dipadamkan dan dinyatakan aman sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Baca Juga: Hutan di Lereng Wilis Rawan Terbakar: BPBD dan Perhutani Siagakan Personel untuk Pengawasan 

Kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material sekitar Rp 56 juta. Sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp 168 juta.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Baik korban luka ringan maupun luka berat juga nihil.

 

Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri
Kebakaran lahan tebu kebakaran kediri info kediri berita kediri Sekolah Rakyat damkar kabupaten kediri