JP Radar Kediri – Kebakaran terjadi di sebuah gudang kayu dan warung soto di Jalan Raya Gampeng, Desa Gampengrejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Kamis (27/8). Api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang di atas tumpukan sisa pemotongan kayu.
Kebakaran tersebut dilaporkan sekitar pukul 16.05 WIB. Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Grogol kemudian berangkat menuju lokasi pada pukul 16.08 WIB dan tiba sekitar pukul 16.20 WIB.
Misbah, 50, pemilik warung soto yang berada di samping gudang kayu, mengatakan dirinya pertama kali melihat kobaran api saat sedang memasak untuk persiapan berjualan pada malam hari.
Baca Juga: Polisi Beberkan Hasil Penyelidikan Penyebab Kebakaran Gudang dan Toko Kayu di Pesantren Kota Kediri
“Saya sedang masak untuk buka nanti malam. Sekitar Asar lihat ada api kecil di sudut kantor,” ujarnya.
Mengetahui ada api, Misbah berupaya memadamkannya menggunakan air. Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Api justru semakin membesar dan merambat ke tumpukan kayu yang berada di sekitar lokasi.
“Saya guyur air, tidak mengatasi. Lalu membesar dan membakar kayu-kayu yang ada di sana,” jelasnya.
Melihat api semakin membesar, Misbah berlari meminta bantuan kepada tetangga. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Api yang membakar gudang kayu kemudian merembet ke warung milik Misbah yang berada tepat di sebelahnya. Sejumlah perabotan dapur turut terdampak kebakaran.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 19 x 30 meter. Banyaknya tumpukan kayu serta kondisi angin yang cukup kencang membuat api cepat merambat.
Satu unit armada berkapasitas 5000 liter dari Pos Grogol dikerahkan, Sebanyak lima personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan pukul 17.10 WIB. Proses pemadaman dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP),” ujar Kaleb.
Baca Juga: Gunung Bromo Ditutup Sampai Kapan? Wisatawan Wajib Tahu Imbas Kebakaran Lahan
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juta. Sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan ditaksir sekitar Rp55 juta.
Hingga api berhasil dipadamkan, petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali. (*)
Editor : Mahfud