JP Radar Kediri - Tiga korban kebakaran rumah di kawasan Tebet, Jakarta Selatan yaitu Rini Astuti, 68; Sugiartono, 77; dan putranya, Rezza, 40, adalah warga Kota Kediri.
Ketiganya merupakan satu keluarga asal Kediri yang selama ini berdomisili di Jakarta. Kini jenazahnya masih dalam proses pemulangan dari RS Polri Kramat Jati.
Baca Juga: Bukan Cuma Tangani Kebakaran dan Evakuasi Hewan, Damkar Kediri Juga Buka Pintu Ruko Terkunci
“Saat ini masih di RS Kramat Jati sedang menunggu proses administrasi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga. Estimasi tiba di sini (Kota Kediri, Red) pukul 10 atau 11 malam,” ujar Djimy, kerabat korban.
Untuk diketahui, tiga orang tersebut berdomisili di Tebet, Jakarta sejak 1975. Mereka berdua sudah dikaruniai empat orang anak. Serta 5 cucu.
Di mata keluarga, Rini dan Tono dikenal sebagai pribadi yang ulet. Itu dibuktikan dengan banyaknya usaha yang dimiliki. Seperti usaha foto copy, alat tulis, dan kos-kosan.
Baca Juga: Penyelidikan Kebakaran Gedung Bapenda DKI Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
“Kakak saya ini sangat ulet. Apa saja dijadikan usaha. Bahkan ketika pulang kampung juga masih kepikiran untuk berdagang barang-barang yang dibeli ketika road trip,” terang Ambar, adik korban yang terakhir.
Selain ulet, Rini dikenal sebagai sosok yang ceria dan perhatian. Bahkan, juga menjadi idola adik-adiknya karena keaktifannya. Mulai dari menjadi model, pemain voli hingga pemain basket.
“Kakak saya ini orangnya juga safety. Selalu mengutamakan keamanan. Saya kaget mendengar kalau beliau sudah tidak ada,” ungkapnya dengan penuh haru.
Ya, kematian tersebut menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga. Terlebih keduanya diketahui sebagai orang yang enerjik. Tidak pernah mengeluh sakit.
Di usianya yang sudah tua pun masih sering mengemudikan mobilnya menuju ke kampung halaman, Kota Kediri. Tanpa membawa sopir mereka mengemudikan secara bergantian.
“Paling terakhir itu mengeluh habis kontrol kakinya sakit. Selebihnya tidak ada riwayat penyakit atau apa-apa,” bebernya.(*)
Editor : Mahfud