JP Radar Kediri - Pendakwah kondang asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid, dipastikan selamat dari insiden kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan mobil Toyota Alphard dan dua truk di Jalan Raya Padangan–Ngawi, Desa Prangi, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Senin (10/8) malam.
Kecelakaan ini terjadi saat kiai yang dikenal dengan ceramah jenaka dan khas gaya Jawa Timuran yang juga kerap mengisi berbagai majelis akbar di selingkar wilayah Mataraman termasuk Kediri ini tengah dalam perjalanan darat menuju Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, untuk memenuhi undangan pengajian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika mobil Alphard berpelat nomor yang membawa sang kiai melaju dari arah utara menuju selatan (Bojonegoro menuju Ngawi).
Baca Juga: Kereta Mbah Gleyor Kandat Kediri Ditutup Kain Hitam, Ada Apa?
Setibanya di dekat titik perbaikan jalan wilayah Tinggang, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup. Mobil yang ditumpangi KH Anwar Zahid pun berhenti secara tertib di antrean belakang sebuah truk.
Namun, petaka terjadi tak lama kemudian. Dari arah belakang, sebuah truk trailer yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial WP (44), asal Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, melaju tanpa terkendali dan langsung menyeruduk bagian belakang mobil Alphard tersebut hingga terdorong dan membentur truk di depannya.
"Diduga pengemudi truk trailer mengantuk sehingga tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak kendaraan yang sedang berhenti," ujar Septian, Selasa (11/8).
Seluruh Penumpang Selamat
Meski kondisi bagian depan mobil Toyota Alphard mengalami kerusakan parah dan ringsek akibat himpitan dua truk, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Baca Juga: Angin Kencang Mengintai Kediri Raya hingga 12 Agustus, BMKG Minta Warga Waspada
Sopir berinisial A (31), warga Desa Simo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, serta KH Anwar Zahid (52) sendiri dilaporkan selamat tanpa luka serius.
Kabar baik tersebut turut dikonfirmasi oleh Kepala Sekolah MTs Plus Sabilunnajah Simo, Abdul Rohman. Ia menyebutkan bahwa pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah itu kini berada dalam kondisi prima dan langsung melanjutkan perjalanan dakwahnya.
"Alhamdulillah, kondisinya selamat dan sehat. Beliau langsung melanjutkan perjalanan ke Banjarnegara menggunakan kendaraan pengganti," pungkas Abdul Rohman.
Editor : Shinta Nurma Ababil