JP Radar Kediri-Niat seorang wanita berinisial WN, 46, menyelesaikan pendakiannya di Gunung Klotok, Kota Kediri, tak terwujud. Meskipun sudah mencapai puncak, dia harus turun dengan digotong tandu tim penolong.
Penyebabnya adalah kakinya mengalami dislokasi. Cedera itu dia dapatkan saat dalam perjalanan menuruni punggung bukit menuju ke bawah.
Baca Juga: Tragedi di Peringatan Kemerdekaan, Remaja MTs Terjatuh saat Mendaki Gunung Klotok. BPBD Lakukan Ini
Akibatnya, sang pendaki harus dibawa turun oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri Senin pagi (27/7). Kondisi pergelangan kakinya mengalami dislokasi yang diduga akibat tergelincir.
Pendaki itu diketahui tergelincir di jalur pendakian Bukit Klotok via Warung Bowono. Warga Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto itu melakukan pendakian bersama dua rekannya.
Baca Juga: Wali Kota Vinanda dan Ribuan Anak Muda Arak Bendera Merah Putih Raksasa Menuju Puncak Gunung Klotok
“Dia melakukan pendakian sekitar pukul 08.00 WIB. Saat melakukan perjalanan turun, di tengah-tengah perjalanan dia tergelincir hingga diduga mengalami dislokasi pada pergelangan kaki kiri,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri Joko Arianto.
Joko menerangkan, petugas mendapat laporan sekitar pukul 10.31 melalui aduan resmi Lapor Mbak Wali 112. Tim URC BPBD Kota Kediri pun langsung diterjunkan untuk mengevakuasi korban.
Sekitar pukul 11.00, tim tiba di Pos Pendakian Warung Bowono dan melanjutkan penanganan terhadap korban. Setelah mendapatkan penanganan darurat, korban berhasil dievakuasi dari lokasi.
"Sekitar pukul 12.45 korban selesai dilakukan penanganan darurat dan selanjutnya dirujuk ke RS Kilisuci Kota Kediri,” ungkap Joko.
Setelah dievakuasi, menurutnya saat ini kondisi korban telah tertangani dan saat ini tengah menjalani perawatan di RS Kilisuci Kota Kediri. Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melakukan pendakian di Bukit Klotok. Utamanya setiap kali menuruni bukit yang jalurnya cenderung curam dan licin. (*)
Editor : Mahfud