Pria Paro Baya Tewas Mengambang di Sumber Kweden Kediri, Begini Kronologinya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 10:05 WIB
Heboh penemuan pria tewas di Sumber Kweden Kediri.
Heboh penemuan pria tewas di Sumber Kweden Kediri.

 

JP Radar Kediri – Seorang pria berusia 51 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengambang di sumber air di Dusun Kweden, Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Minggu (19/7) sekitar pukul 05.30. 

Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Atas permintaan keluarga, jenazah tidak diautopsi dan langsung diserahkan untuk dimakamkan.

Jasad IB, 51, pertama kali ditemukan oleh seorang penjaga area pasar yang sedang berkeliling melakukan pengecekan di sekitar sumber air. 

Saat itu saksi melihat tubuh korban mengambang di permukaan air. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Ngasem.

Baca Juga: Ular Picung, Berbisa Tinggi yang Mematikan Sekaligus Beracun

Petugas dari Polsek Ngasem bersama Tim Inafis Polres Kediri serta tenaga medis Puskesmas Ngasem kemudian mendatangi lokasi.

Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Kondisi jenazah juga belum mengalami pembusukan dan diperkirakan baru meninggal sekitar tiga jam sebelum ditemukan.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui keluar rumah seorang diri sekitar pukul 03.00 menuju sumber air yang berjarak sekitar 30 meter dari rumahnya.

Dua jam kemudian, korban ditemukan sudah tidak bernyawa mengambang di dalam sumber dengan kedalaman air sekitar satu meter.

Kapolsek Ngasem Iptu Bambang Supaku mengatakan hasil penyelidikan sementara mengarah pada peristiwa meninggal dunia tanpa unsur tindak pidana. 

Dari keterangan sejumlah saksi, korban memang diketahui memiliki kebiasaan mandi di sumber air tersebut pada waktu dini hari.

"Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan saksi, korban juga memiliki kebiasaan mandi di sumber air setiap dini hari," ujarnya.

Polisi juga memperoleh informasi bahwa korban telah lama menjalani pengobatan gangguan kejiwaan di puskesmas setempat serta memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 19 Juli 2026 Naik Jadi Rp2.614.000 per Gram, Cek Rinciannya

Meski demikian, penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi yang diketahui pemerintah desa. 

Setelah seluruh proses identifikasi dan pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. 

Polisi memastikan penanganan perkara telah dilakukan sesuai prosedur dan tidak ditemukan indikasi adanya unsur pidana.

Editor : Andhika Attar Anindita
pria tewas sumber kweden kediri gempar