Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kandang BUMDes Bulusari Kediri Terbakar, 50 Kambing Mati: Ini Penyebabnya

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 17 Juli 2026 | 20:20 WIB
petugas melakukan pemadaman
petugas melakukan pemadaman

 
JP Radar Kediri – Kebakaran melanda kandang kambing milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kamis (16/7) dini hari.

Insiden tersebut menyebabkan puluhan ternak mati terpanggang. Kerugian ditaksir mencapai Rp 170 juta.


Peristiwa itu terjadi di RT 05 RW 02, Dusun Bulusari Utara, Desa Bulusari. Laporan diterima Pos Damkar Grogol sekitar pukul 05.50 WIB. 


Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, api diduga berasal dari sisa pembakaran bara atau diang yang kemudian merembet ke kandang kambing.

 Kobaran api dengan cepat membesar hingga melalap bangunan kandang beserta ternak di dalamnya. Warga yang mengetahui kejadian itu segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga: Kebakaran Lahan Tebu di Mojo Telan Satu Korban Jiwa, Ini Kronologinya!
Damkar Kabupaten Kediri mengerahkan satu unit armada Pos Grogol berkapasitas 5.000 liter dengan lima personel.

Setelah berjibaku sekitar satu jam 45 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sesuai prosedur sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.


Akibat kejadian tersebut, sebanyak 50 ekor kambing milik BUMDes Bulusari mati. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 170 juta.

Sementara aset senilai sekitar Rp 10 juta berhasil diselamatkan. Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, dugaan sementara kebakaran dipicu sisa bara yang belum benar-benar padam.

 Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat menggunakan api, terutama pada musim kemarau ketika material kering sangat mudah terbakar.


"Kami mengimbau masyarakat memastikan bara maupun sisa pembakaran benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Kondisi cuaca saat ini membuat api sangat mudah membesar dan memicu kebakaran," ujarnya.

Editor : Mahfud
Sumber : Radar Kediri
bumdes kebakaran