JP Radar Kediri – Kebakaran menghanguskan sebagian rumah milik Watini di RT 001 RW 001 Dusun Ngasem, Desa Rejomulyo, Kecamatan Kras, Minggu (28/6).
Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu menyebabkan kerugian materiil mencapai sekitar Rp 200 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 10.18 setelah warga melaporkan kejadian ke Pos Damkar Ngadiluwih.
Petugas langsung berangkat menuju lokasi pukul 10.20 dan tiba 13 menit kemudian untuk melakukan upaya pemadaman.
Api diketahui telah membakar salah satu kamar saat pemilik rumah baru selesai mandi dan mendengar suara letusan dari ruangan sebelah.
Baca Juga: Kebakaran Area Pabrik Arang di Ngadiluwih Kediri, Segini Kerugiannya
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik di area kamar.
Petugas kemudian melakukan pemadaman menggunakan armada Damkar Pos Ngadiluwih berkapasitas 2.500 liter, Unit 06 berkapasitas 4.000 liter, serta mendapat bantuan satu unit mobil pemadam dari Damkar Kota Kediri.
"Begitu menerima laporan, petugas segera menuju lokasi dan melakukan pemadaman sesuai prosedur. Api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet lebih luas," ujarnya.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB.
Selain memadamkan api, petugas memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Kondisi bangunan yang terbakar juga diperiksa untuk menjamin keamanan warga sekitar.
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta. Meski demikian, aset senilai sekitar Rp 55 juta masih berhasil diselamatkan berkat kesigapan petugas dan warga. Kaleb mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting.
Editor : Andhika Attar Anindita