JP Radar Kediri – Ratusan peserta mengikuti Upacara Peringatan Ritual Satu Suro 2026 di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Jumat (26/6). Tradisi tahunan tersebut digelar untuk memperingati pergantian Tahun Baru Jawa sekaligus mengenang jasa Sang Prabu Sri Aji Jayabaya yang dikenal melalui Ramalan atau Jangka Jayabaya.
Prosesi ritual dimulai dari halaman Balai Desa Menang. Selanjutnya peserta berjalan menuju Pamuksan Sri Aji Jayabaya dan diteruskan ke Sendang Tirta Kamandanu.
Baca Juga: Ada Grebeg Suro di Wisata Gronjong Wariti Kediri, Pengunjung dan Warga pun Berebut Melakukan Ini
Panitia Ritual Satu Suro Desa Menang Hartono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang selalu digelar setiap memasuki bulan Suro.
"Tujuan diadakannya upacara ini untuk memperingati pergantian tahun baru Jawa sekaligus mengenang dan menghormati jasa-jasa Sang Prabu Sri Aji Jayabaya," ujarnya.
Menurut Hartono, rangkaian kegiatan tahun ini sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pada peringatan tahun lalu yang bertepatan dengan hari Jumat, prosesi hanya dilaksanakan dari Balai Desa Menang menuju Pamuksan Sri Aji Jayabaya.
Baca Juga: Jadi Aset Tak Benda, Pemkab Kediri Akan Lestarikan Kirab Suroan di Desa Menang, Kecamatan Pagu
Sementara pada tahun ini, ritual dilanjutkan hingga Sendang Tirta Kamandanu sebagai bagian dari rangkaian acara.
Selain masyarakat umum, kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan tamu undangan. Di antaranya unsur pimpinan DPRD, jajaran Polres Kediri, komunitas budaya, serta pegiat sejarah dan spiritual dari berbagai daerah.
Menariknya, ritual tahun ini juga mendapat perhatian wisatawan mancanegara. Sebanyak 15 wisatawan asal Prancis turut hadir untuk menyaksikan langsung prosesi budaya yang telah menjadi tradisi masyarakat Desa Menang tersebut.
Baca Juga: Wali Kota Kediri Vinanda Berangkatkan Peserta Pawai Taaruf, Ini Pesan Yang Disampaikan
Hartono berharap pelaksanaan Ritual Satu Suro dapat membawa keberkahan bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya dan sejarah peninggalan Kerajaan Kediri.
"Semoga dengan dilaksanakannya upacara Peringatan Ritual Satu Suro ini, kita semua mendapatkan berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa," pungkasnya. (*)
Editor : Mahfud