Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gudang Sembako Terbakar, Pemilik Merugi Rp 3 M, Amukan si Jago Merah Diduga Akibat Ini!

Hilda Nurmala Risani • Senin, 15 Juni 2026 | 19:25 WIB
Petugas Damkar Kota Kediri mencoba menjinakkan api di salah satu gudang sembako yang ada di Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota. (Damkar Kota Kediri for JPRK)
Petugas Damkar Kota Kediri mencoba menjinakkan api di salah satu gudang sembako yang ada di Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota. (Damkar Kota Kediri for JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri-Gudang penyimpanan sembako dan kertas di Jl Dr Sutomo, Kelurahan Banjaran, Kota Kediri dilalap api dini hari kemarin. Banyaknya material mudah terbakar di sana, membuat tim pemadam kebakaran (damkar) harus berjibaku hingga kemarin pagi. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 3 miliar.

          Kepala UPT Damkar Kota Kediri Dhani Adi Projo mengatakan, gudang yang terbakar berukuran 10x36 meter persegi. Dengan luas bangunan total yang mencapai 12x36 meter persegi, berarti hampir semua bagian gudang ludes terbakar. “Kerugian meteriil pemilik gudang ditaksir Rp 3 miliar,” kata Dhani sembari menyebut kerugian secara pasti menunggu hitungan kepolisian.

          Terkait penyebab kebakaran di gudang milik Candra, 60, warga Tulungagung, Dhani mengaku belum bisa menyebabkan secara pasti. Meski demikian, dia menduga musibah pada dini hari kemarin itu terjadi akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

Baca Juga: Wawali Gus Qowim Tinjau Kebakaran MTsN 1 Kota Kediri, Pastikan KBM Akan Tetap Berjalan

          Dalam kondisi cuaca panas dan angin kencang, material di dalam gudang

yang didominasi oleh kertas mudah tersulut api. Akibatnya, hanya dalam hitungan menit api langsung menyebar ke seluruh bagian gudang.

          Saat proses pemadaman, diakui Dhani timnya kesulitan karena atap gudang yang berbahan seng atau galvalum roboh. Atap menutupi area yang terbakar. Hal tersebut membuat tim damkar kesulitan menjangkau titik api.

“Petugas harus mengambil langkah tambahan agar proses pemadaman lebih efektif. Salah satunya dengan membuka akses penyemprotan air ke titik api,” terangnya.

Baca Juga: Rehab Puskesmas Tiron yang Terkena Kebakaran Telan Ratusan Juta: Target Perbaikan Tuntas Tahun Ini

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, sedikitnya ada tujuh unit kendaraan yang diterjunkan untuk memadamkan api lokasi yang padat penduduk tersebut. Lima di antaranya berasal dari Damkar Kota Kediri. Terdiri dari 1 unit mobil rescue dan empat unit mobil damkar. Sedangkan dua unit armada tambahan dari Kabupaten Kediri.

“Kami melakukan pemadaman pukul 00.20. Api baru bisa dipadamkan pukul 06.30 (15/6),” bebernya terkait pemadaman yang berlangsung selama sekitar enam jam itu.

          Hingga kemarin pagi, sejumlah kendaraan damkar memang masih berjajar di lokasi kejadian untuk melakukan pembasahan. Mereka juga memastikan titik api benar-benar sudah padam dan tidak bisa menyala lagi.

Baca Juga: Kebakaran Kantin dan Koperasi RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri, Begini Kronologi Lengkapnya!

Terpisah, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim melalui Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif Martadinata menyebut pihaknya masih fokus melakukan penyelidikan. Baik untuk mengetahui penyebab kebakaran hingga nilai kerugian yang dialami oleh pemilik gudang. “Masih dalam proses penyelidikan. Mohon waktu,” pinta perwira yang akrab disapa Sarif itu.

Meski seluruh bangunan habis terbakar, Sarif bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Saat kebakaran terjadi, gudang memang dalam kondisi kosong. Aktivitas pekerja di Candi Distributor itu biasanya hanya dilakukan pada pagi hingga sore hari. 

 

Editor : Mahfud
#GUDANG SEMBAKO #KELURAHAN BANJARAN #RUGI 3 MILIAR #Kecamatan Kota #Damkar Kota Kediri