JP Radar Kediri - Ketenangan warga Green Pare Residence 2, Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, mendadak terusik pada Senin siang (11/5). Seekor biawak berukuran jumbo ditemukan bersembunyi di plafon rumah milik Melissa, warga setempat. Tak ingin mengambil risiko, pemilik rumah langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk melakukan evakuasi.
Laporan tersebut diterima Tim Damkar Pos Pare sekitar pukul 12.05 WIB. Mengingat ukuran reptil yang dilaporkan cukup besar, satu tim diterjunkan menuju lokasi. Hanya berselang tujuh menit, petugas sudah tiba di kediaman Melissa dan langsung melakukan pemetaan area plafon yang menjadi tempat persembunyian hewan berdarah dingin tersebut.
Baca Juga: Biawak Sepanjang 1,5 Meter Hebohkan Gerai Optik di Pare
Proses evakuasi berlangsung cukup alot. Petugas harus ekstra waspada karena ruang gerak yang terbatas di atas plafon. Dengan menggunakan perlengkapan standar berupa tongkat penjepit ular dan sarung tangan pelindung, petugas perlahan menggiring biawak tersebut.
"Proses evakuasi dilakukan sesuai SOP untuk memastikan tidak ada cedera, baik pada personel maupun hewan itu sendiri," ujar Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono.
Proses Evakuasi berlangsung selama 1 jam, biawak berukuran sekitar 1,5 meter dengan berat sekitar 4 kilogram tersebut akhirnya berhasil diamankan pada pukul 13.20 WIB. Kemunculan predator air ini diduga dipicu oleh kondisi lingkungan yang lembap atau mencari mangsa di area pemukiman.
Baca Juga: Biawak Gegerkan Warga Pare, Damkar Kabupaten Kediri Lakukan Evakuasi
Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban luka maupun kerugian material yang berarti dalam insiden ini. Pemilik rumah mengaku lega setelah predator tersebut berhasil diturunkan dari atapnya. Kini, biawak tersebut telah dibawa oleh petugas untuk nantinya dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari pemukiman warga.
Pihak Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kediri pun mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hewan liar yang masuk ke lingkungan rumah guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Editor : Andhika Attar Anindita