Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pangdam Cek Markas Yonif TP di Kandangan, Diisi 600 Prajurit, Back Up Program Ini!

Hilda Nurmala Risani • Jumat, 8 Mei 2026 | 12:36 WIB
BATALYON BARU: Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin memberi pengarahan saat berkunjung ke lokasi Yonif Teritorial Pembangunan Ksatria Joyoboyo di Desa Banaran, Kandangan kemarin pagi. Total ada 600 personel yang akan bertugas di sana mulai Juli nanti. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)
BATALYON BARU: Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin memberi pengarahan saat berkunjung ke lokasi Yonif Teritorial Pembangunan Ksatria Joyoboyo di Desa Banaran, Kandangan kemarin pagi. Total ada 600 personel yang akan bertugas di sana mulai Juli nanti. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri–Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau lokasi lahan yang akan dibangun Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Banaran, Kandangan kemarin. Targetnya, Juli nanti markas baru itu sudah diisi sekitar 600 prajurit baru. Mereka akan bertugas mem-back up program ketahanan pangan di Kediri Raya.

Untuk diketahui, Yonif TP Ksatria Joyoboyo ini merupakan satuan baru TNI angkatan darat yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto Agustus 2025 lalu. Berbeda dengan yonif lainnya, Yonif TP memiliki peran ganda. Selain berlatih ketangkasan dalam bertempur, mereka akan mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi di wilayahnya.

“Yonif TP Ksatria Joyoboyo di sini (Desa Banaran, Red) satu dari 17 yang akan dibangun di tahap empat,” ujar Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin. Dia menyebut yang masuk dalam tahap empat ada 17 titik terdiri dari 14 Yonif TP dan tiga Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP).

Baca Juga: Atas Instruksi Pangdam V/Brawijaya, Dandim 0809/Kediri Dirikan Jembatan Gantung Garuda Penghubung Antarwilayah

Di Kodam V Brawijaya atau di Jatim, menurut Rudy sudah ada beberapa Yonif TP yang berproses dan masuk dalam kategori tahap satu sampai tiga. Dia mencontohkan Yonif TP tahap satu yang ada di Bangkalan dan Probolinggo. Kemudian, tahap dua ada di Bojonegoro dan Tulungagung. Sedangkan tahap tiga ada di Nganjuk, Jombang, Pacitan, dan Sumenep. “Untuk yang tahap satu itu infrastruktur, sarana, dan prasarana sudah mulai dilengkapi,” terangnya.

          Terkait lokasi Yonif TP Ksatria Joyoboyo yang ada di Desa Banaran, Kandangan, menurutnya sudah sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Perwira tinggi asal Sulawesi Selatan tersebut membeber beberapa kriteria. Di antaranya, luas lahan harus lebih dari 50 hektare. Di Desa Banaran total lahan mencapai 79,8 hektare.

          Selanjutnya, dari aspek geografis, demografis, sosial budaya, dan ekonomi juga telah memenuhi. “Ini salah satu lokasi terbaik (Yonif TP Ksatria Joyoboyo) yang disiapkan,” tuturnya.

          Setelah pengecekan lahan kemarin, menurut Rudy dalam waktu dekat akan ada pengembang yang memaparkan lay out pembangunan. Di tahap awal akan dibangun empat barak, lima rumah pvc tipe 45, gudang MKK, dapur, dan aula serbaguna.

Baca Juga: Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin Kunjungi SMAN 5 Taruna Brawijaya

“(Pembangunan) belum full. Hanya untuk menampung pasukan. Jadi sambil menunggu proses pembangunan sarana dan prasarana di batalyon, pasukannya sudah masuk,” tegasnya.

Juli nanti, ditargetkan ada sekitar 600 tentara yang masuk ke sana. Ratusan personel langsung masuk ke barak setelah menyelesaikan pendidikan. “Ini batalyon besar. Makanya, pembangunan harus selesai tepat waktu,” tandasnya.

Keberadaan ratusan personel tentara di Yonif TP diharapkan juga bisa menggerakkan perekonomian masyarakat. Sebab, pasukan TNI tersebut otomatis akan membelanjakan uangnya di sekitar Kandangan.

Baca Juga: Pangdam V Brawijaya Cek Seluruh Proyek TMMD di Kediri

Misalnya setiap orang menghabiskan uang Rp 5 juta per bulan. Maka bisa diperkirakan dengan 600 orang itu perputaran uang bisa sekitar Rp 3 miliar,” papar Rudy berharap masyarakat bisa merasakan manfaat ekonomi secara langsung.

Untuk diketahui, peninjauan markas Yonif TP Ksatria Joyoboyo di Kandangan kemarin juga diikuti oleh pejabat Forkopimda Kediri. Di antaranya, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, Walikota Kediri Vinanda Prameswati, dan Dandim 0809 Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah.

“(Pemilihan tempat Yonif TP, Red) dekat dengan masyarakat dan fasilitas umum. Akses langsung dengan jalan raya,” sambung Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah sembari menyebut markas akan dibangun mulai Mei nanti. 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#prajurit #Pangdam V Brawijaya #Yonif TP Kandangan #banaran #markas