KEDIRI, JP Radar Kediri-Jalan Kawi ditutup total selama tiga minggu, mulai Selasa (5/5) besok. Salah satu kawasan padat penduduk di Kota Kediri itu ditutup menyusul pembangunan drainase proyek Tol Bandara Dhoho.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan melalui Kanit Turjagwali Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Arifin Priyo Ananto mengatakan, penggalian drainase di Jl Kawi akan berlangsung hingga 26 Mei mendatang. “Selama tiga minggu akan ditutup total,” kata Arifin.
Arifin menyebut, penggalian drainase di sana akan berlangsung sejak pagi hingga malam hari. Karenanya, selama proyek berlangsung Jl Kawi akan ditutup total.
Baca Juga: Buka-Tutup Jalan Kawi Kota Kediri Imbas Pemasangan Balok Girder, Pengendara Diminta Hati-Hati
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri kemarin, kontraktor proyek sudah memasang papan imbauan di simpang empat gang 3 Mojoroto. Papan pemberitahuan yang sama juga dipasang di simpang empat Jl Veteran. “Petugas juga akan memasang water barrier agar masyarakat tak memaksa untuk melintas,” lanjut pria asal Blitar tersebut.
Selain papan imbauan di akses jalan menuju ke Jl Kawi, menurut Arifin satlantas juga akan menyiagakans personel yang berjaga di sana. Yakni di simpang empat gang 3 Mojoroto serta di simpang empat Jl Veteran.
Lebih jauh Arifin menyebut, penutupan Jl Kawi dilakukan berdasar beberapa pertimbangan. Di antaranya, Jl Kawi merupakan kawasan padat penduduk. Sehingga aspek keamanan, kebersihan, dan fungsionalitas lingkungan harus diperhatikan.
Baca Juga: Update Proyek Tol Akses Bandara Dhoho Kediri: Pengerjaan Terus Dikebut, Baru Mencapai 42 Persen
Meski Jl Kawi ditutup total, Arifin memastikan, aktivitas masyarakat di sekitar lokasi proyek tidak terganggu sepenuhnya. Sebab ada jalan alternatif yang bisa dimanfaatkan. Salah satunya, jalan tembus dari Jl Kawi menuju ke Jl Jaksa Agung Suprapto.
Selebihnya, diakui Arifin penutupan Jl Kawi akan berdampak pada mobilitas masyarakat umum. “Bagi pengendara dari arah utara ke selatan, sesampainya di simpang empat gang 3 Mojoroto bisa menuju Jalan Suparjan Mangunwijaya hingga nantinya tembus di simpang empat Sukorame,” beber Arifin terkait salah satu jalur alternatif.
Selebihnya, masyarakat juga bisa mengambil arah menuju Jalan Jaksa Agung Suprapto lurus ke arah Bundaran Sekartaji. Begitu pula sebaliknya. Pengendara dari arah selatan menuju utara bisa menggunakan jalan alternatif tersebut.
Baca Juga: Jalan Suparjan Mangunwijaya Tutup Total! Cek Jalur Alternatif Berikut Agar Tidak Terjebak Macet
“Masyarakat tak perlu khawatir karena banyak jalur alternatif yang telah disediakan,” tandasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita