Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Satlantas Hentikan Kasus Kecelakaan Bundir Mojo, Ini Alasannya!

Hilda Nurmala Risani • Minggu, 26 April 2026 | 19:29 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah korban. (Satlantas Polresta for JPRK)
Petugas mengevakuasi jenazah korban. (Satlantas Polresta for JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri- Peristiwa tragis yang terjadi di ruas jalan depan SMP Negeri 1 Mojo, Kabupaten Kediri pada Kamis (23/6) siang menjadi atensi banyak pihak. Termasuk pihak kepolisian. Namun demikian, berdasarkan hasil gelar perkara, polisi sepakat menghentikan kasus ini.

Hal itu diungkapkan oleh Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan. “Berdasarkan hasil gelar perkara yang kami lakukan, sepakat bahwa kasus ini dihentikan,” ujar pria yang akrab disapa Yudho itu.

Hal itu didasarkan pada hasil penyelidikan. Yang mana menunjukkan bahwa korban yang bernama AMB, 29, warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo sudah pernah melakukan percobaan bunuh diri. Itu dengan menabrakkan diri ke kendaraan sepeda motor. Namun masih diberi keselamatan.

Baca Juga: Kecelakaan Maut, Penjaga Rumah Dinas Wali Kota Kediri Tewas, Satu Korban Lainnya Masih Kritis di ICU

Kemudian percobaan kedua, AMB meninggal dunia setelah nekat masuk ke kolong truk tangki Pertamina yang tengah melintas. “Pihak keluarga menuturkan bahwa sebelumnya korban pernah melakukan percobaan bunuh diri, namun masih selamat. Yang kedua kalinya ini baru lepas dari pengawasan keluarga,” tuturnya.

Informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami depresi sebelum peristiwa nahas itu terjadi. Adapun kronologinya, berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, truk tangki melaju pelan dari arah utara. Saat itu, korban terlihat berjalan dari arah barat mendekati kendaraan.

Tanpa diduga, korban langsung masuk ke kolong truk hingga akhirnya terlindas ban belakang sisi kanan. Korban pun langsung meninggal dunia di lokasi. Sopir truk Kusmianto, 47, warga Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates juga langsung menghentikan kendaraan setelah mengetahui insiden tersebut.

Baca Juga: Rekaman CCTV Ungkap Bus Harapan Jaya Melaju Kencang Sebelum Kecelakaan Beruntun di Muning Kediri

“Sopir truk sudah kami mintai keterangan sejak kemarin hingga pagi ini. Hanya dimintai keterangan saja,” tandas Yudho.

Petugas dari Satlantas Polres Kediri Kota mendapatkan laporan tersebut langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri guna pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental di lingkungan sekitar. Jika menemukan individu dengan kondisi serupa, diharapkan segera mendapatkan pendampingan agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Depan Lapas Kediri Libatkan Dua Sepeda Motor dan Satu Mobil, Begini Kronologinya

Di lain sisi, sejumlah saksi di lokasi juga menyebut korban tampak linglung sejak pagi. “Dia terlihat duduk di sekitar lokasi kejadian dan beberapa kali mondar-mandir di tepi jalan. Bahkan juga sempat menghampiri kendaraan yang melintas,” ujar Yl, 50, warga Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri itu.

Peristiwa ini sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalur Kediri-Tulungagung via Mojo. Selain karena lokasi kejadian berada di jalur padat, insiden juga terjadi bertepatan dengan jam pulang sekolah. 

 

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#kasus diberhentikan #satlantas polres kediri kota #kecamatan mojo #kecelakaan lalu lintas #depresi