KEDIRI, JP Radar Kediri – Warga Dusun Banjarejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria di dalam rumahnya, Kamis (23/4).
Korban diketahui bernama Sugiono, 62, seorang tukang bangunan yang tinggal seorang diri.
Saat ditemukan, kondisi korban sudah membusuk. Diduga, korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.
Penemuan itu bermula saat tetangga korban, Sutarji, 60, mencium bau tidak sedap dari arah rumah korban sekitar pukul 11.45.
Curiga dengan bau menyengat tersebut, ia mencoba mengintip melalui celah jendela rumah. Dari situ, ia melihat korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Sutarji kemudian menghubungi Sugito, perangkat desa setempat, untuk memastikan kondisi tersebut.
Kaur Pembangunan Desa Karangtengah Sugito mengatakan, setelah mendapat laporan, ia bersama saksi langsung menuju rumah korban.
Karena pintu dalam keadaan terkunci, mereka terpaksa mendobrak untuk memastikan kondisi di dalam rumah.
Setelah pintu terbuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam kondisi membusuk.
“Begitu pintu dibuka, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya kami langsung melaporkan ke Polsek Kandangan,” ujar Kapolsek Kandangan Iptu Winarto Siswomiharjo.
Petugas kepolisian bersama tim Inafis Polres Kediri kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
Informasi dari warga sekitar, korban memang kerap mengeluhkan sakit perut sejak beberapa waktu terakhir.
Bahkan, sekitar sepekan sebelum ditemukan, korban sempat mengeluh sakit lambung kepada tetangganya.
Warga juga menyebut korban hidup seorang diri di rumah tersebut, sementara ketiga anaknya tinggal terpisah.
Diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan. Kondisi itu yang menyebabkan jenazah sudah mengeluarkan bau menyengat.
Karena tidak ada yang mengetahui, keberadaan korban baru terungkap setelah bau mulai tercium oleh warga sekitar.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama bagi warga yang tinggal seorang diri.
Editor : Andhika Attar Anindita