Korban diketahui bernama Moh. Alfi Iksani, 25, warga Dusun Benggeng, Desa Janti, Kecamatan Wates.
Jenazah ditemukan dalam kondisi tertelungkup di sisi barat sungai. Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam sehari sebelumnya.
Penemuan jenazah tersebut pertama kali diketahui dua orang saksi, Ardika Bainurda, 18, dan Budi Wibowo, 18, saat memancing sekitar pukul 02.00.
Keduanya melihat tubuh korban mengapung di tepi sungai dengan mengenakan kaos kuning dan celana trening hitam.
Mengetahui hal itu, saksi segera melaporkan ke perangkat desa setempat dan petugas terkait.
Kapolsek Papar AKP Sriati mengatakan, BPBD Kabupaten Kediri dan Polsek langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
“Begitu mendapat laporan, petugas langsung ke lokasi dan mengevakuasi jenazah ke atas tanggul untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Setelah dievakuasi, petugas kemudian menghubungi pihak keluarga untuk memastikan identitas korban.
Kakek korban Imam Sadalih serta bibinya, Anik Nur Fadilah, datang ke lokasi dan memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Moh. Alfi Iksani yang sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Kamis (23/4) sekitar pukul 10.15.
Petugas Inafis Polres Kediri bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Papar kemudian melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat tenggelam.
“Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Mereka juga telah membuat surat pernyataan resmi. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Desa Janti, Kecamatan Wates untuk dimakamkan,” jelas Sriati.
Editor : Andhika Attar Anindita