Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Empat Bulan, Ratusan Sapi Terjangkit PMK: DPKP Masifkan Vaksinasi, Kasus Mulai Landai

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Senin, 20 April 2026 | 17:19 WIB
CEGAH PENULARAN: Tim DKPP Kabupaten Kediri melakukan vaksinasi sapi milik warga. Vaksinasi akan kian diintensifkan menyusul status Jatim darurat PMK.
CEGAH PENULARAN: Tim DKPP Kabupaten Kediri melakukan vaksinasi sapi milik warga. 

KEDIRI, JP Radar Kediri–Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Kediri harus terus diwaspadai. Hingga minggu ketiga April ini, ada lebih dari 250 ekor sapi di Bumi Panjalu yang terjangkit. Beberapa di antaranya terpaksa dipotong lebih awal.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri menyebut, total kasus PMK menjangkit 256 ekor ternak. Dari jumlah tersebut, 247 ekor dinyatakan sembuh, satu ekor mati, dan lima ekor lainnya dipotong paksa.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih melalui Kabid Keswan dan Kesmavet drh Yhuni Ismawati mengatakan, upaya pengendalian dilakukan dengan menggencarkan vaksinasi massal.

Selain itu, timnya juga mengintensifkan pemantauan lapangan. Hasilnya, kasus PMK sempat mencapai nol atau zero case dalam beberapa waktu terakhir. Meski, diakuinya setelah itu juga sempat naik lagi.

Baca Juga: Tuding Truk ODOL Jadi Biang Kerusakan Jalan, Aliansi Penambang Pasir Minta Pemkab Kediri Lakukan Penertiban

“Ada dua kasus pada 16 April kemarin,” lanjut Yhuni sembari menyebut sapi yang terinfeksi tersebut belum divaksin. Meski kini kasus PMK sudah melandai, Yhuni memastikan DKPP tetap meningkatkan kewaspadaan. Demikian pula vaksinasi yang terus dimasifkan.

Langkah tersebut menurutnya penting untuk menjaga kekebalan ternak. Sekaligus mencegah lonjakan kasus kembali terjadi. “Vaksinasi terus kami lakukan. Tidak berhenti. Harapannya kasus PMK bisa benar-benar nol dengan kerja sama semua pihak,” terangnya. 

Untuk diketahui, selain wabah PMK, hewan ternak di kabupaten Kediri juga terancam penyakit lainnya. Di antaranya, Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit kulit. Selama 2026 ini, total ada 360 kasus yang ditemukan.

“Sebanyak 339 ekor sapi sudah sembuh,” ungkap Yhuni sembari menyebut 20 ekor lainnya masih sakit. Berbeda dengan PMK, menurut Yhuni proses penyembuhan LSD relatif lebih lama. Sesuai SOP, menurut Yhuni sapi yang terkena LSD langsung dilakukan pengobatan dan karantina. “Untuk yang sehat vaksinasi,” jelasnya. 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#pmk #sapi #lsd #dkpp kabupaten kediri