JP Radar Kediri – Aktivitas produksi di sebuah pabrik triplek di Dusun Semanding, Desa Tertek, Kecamatan Pare, mendadak mencekam siang ini, Senin (13/4). Si jago merah mengamuk dan melalap bagian penyimpanan serbuk kayu (sylo) setelah dipicu oleh korsleting mesin produksi. Beruntung, gerak cepat petugas pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan aset senilai ratusan juta rupiah.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali muncul akibat adanya gesekan pada komponen blower dengan mesin sending. Gesekan mekanis tersebut menimbulkan percikan api yang kemudian menyambar serbuk kayu kering di dalam sylo.
Baca Juga: Bakar Sampah Berujung Petaka, Rumah Kosong di Mojo Ludes Dilalap Api
"Kami menerima laporan dari warga pukul 10.45 WIB dan langsung menerjunkan tim dari Pos Pare," ujar Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono.
Hanya berselang tujuh menit setelah laporan diterima, tujuh personel pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan mengerahkan dua unit armada damkar. Petugas langsung melakukan lokalisasi api agar tidak merambat ke area produksi utama maupun tumpukan triplek siap kirim yang berada di dekat titik api.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam lebih. Petugas berjibaku dengan material kayu yang mudah terbakar hingga akhirnya api dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 12.10 WIB.
Baca Juga: Lupa Matikan Obat Nyamuk, Kasur Warga Jombangan Kediri Ludes Terbakar
"Api berhasil dipadamkan sesuai SOP. Fokus kami adalah mencegah perambatan lebih luas karena material di lokasi sangat rawan," tambah Kaleb.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, pemilik pabrik ditaksir mengalami kerugian materiil mencapai Rp 50 juta akibat kerusakan pada mesin dan fasilitas sylo. Namun, petugas Damkar berhasil menyelamatkan aset pabrik lainnya yang ditaksir bernilai sekitar Rp 200 juta.