KEDIRI, JP Radar Kediri - Warga Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto dibuat heboh tadi pagi. Itu karena ada toko pakan ternak yang terbakar.
Adapun kronologinya yaitu Pungky selaku Satpam BRI Kantor Cabang Semen melihat ada asap keluar dari bangunan. Api pun juga mulai berkobar. Tak ingin merambat terlalu jauh, dia langsung melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Kediri.
“Kami mendapat laporan pukul 01.47. Petugas yang berjaga langsung berangkat pukul 01.50 dan memulai penanganan pukul 01.59,” ujar Kepala UPT Damkar Kota Kediri Dhany Adi Projo.
Untuk diketahui, penanganan itu dilakukan dengan menerjunkan tiga unit kendaraan. Yaitu 1 unit karba, 1 unit suplay, dan 1 unit ziegler.
Penanganan pun dilakukan kurang lebih selama kurang lebih 2 jam. Itu mengingat beberapa benda yang ada di dalam toko mudah tersulut api. Sehingga petugas pun harus mencari titik api dan memastikan bahwa tidak ada sumber api lainnya.
“Dugaan sementara kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik,” imbuhnya sembari menyebut penanganan baru selesai dilakukan pukul 04.00.
Baca Juga: Kebakaran Kandang Ayam di Kras Kediri, Kerugian Puluhan JutaBaca Juga: Kebakaran Kandang Ayam di Kras Kediri, Kerugian Puluhan Juta
Informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Kediri, pemilik toko pakan itu adalah Jumiati, 40, warga Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto.
Akibat kejadian ini, 6x10 meter bangunan hangus terbakar. Dengan kerugian materil sejumlah Rp 2 milyar.
“Beruntungnya tidak ada korban jiwa maupun luka. Aset yang terselamatkan juga senilai Rp 3 milyar,” pungkasnya. Evakuasi pemadaman berjalan aman dan lancar.
Editor : Andhika Attar Anindita