KABUPATEN, JP Radar Kediri– Polres Kediri memusnahkan barang bukti bahan peledak hasil sitaan dari sejumlah kasus, Senin (6/4). Pemusnahan dilakukan di aliran Sungai Sukorejo Desa Plosokidul, Plosoklaten. Aparat memastikan upaya ini bagian dari komitmen menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Ini bentuk komitmen kami untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman di wilayah hukum Polres Kediri,” ujar Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji melalui Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan.
Pemusnahan dilakukan bersama Unit Komposit Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur Wilayah Kediri. Seluruh barang bukti merupakan hasil kegiatan kepolisian baik preventif ataupun represif. Seperti kegiatan Ops Pekat Semeru 2026.
Dalam kegiatan tersebut, polisi memusnahkan sedikitnya 17 kg bahan peledak. Selain itu, turut dimusnahkan 235 petasan siap ledak serta ribuan selongsong bakal petasan. Barang bukti tersebut diamankan dari sejumlah wilayah. Di antaranya Kecamatan Plemahan, Papar, Gurah, dan Wates.
Baca Juga: Kawal Ibadah Jumat Agung, Polres Kediri Pastikan Aman dan Tertib
Joshua menjelaskan, pemusnahan ini menjadi bagian dari rangkaian operasi pekat dan operasi ketupat yang telah digelar. Hasilnya, kejadian ledakan di wilayah hukum Polres Kediri berhasil ditekan. Pihaknya berharap ke depan tidak ada lagi insiden yang menimbulkan korban maupun kerugian material.
Ia menegaskan, upaya pencegahan tidak berhenti pada pemusnahan saja. Kepolisian akan terus melakukan langkah berkelanjutan melalui sosialisasi, patroli di titik rawan, hingga penegakan hukum secara tegas.
“Kami harapkan ke depan bisa zero accident dan incident terkait bahan peledak maupun petasan,” tegasnya.
Joshua juga menyoroti keterlibatan anak di bawah umur dalam sejumlah kasus peracikan petasan. Menurutnya, hal tersebut menjadi perhatian serius yang harus ditangani bersama. Peran orang tua, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dinilai penting untuk menekan kejadian serupa.
Polisi memastikan kegiatan preemtif dan preventif akan terus ditingkatkan. Dengan sinergi semua pihak, potensi penyalahgunaan bahan peledak diharapkan bisa ditekan. Situasi kamtibmas yang aman dan kondusif pun dapat terus terjaga di Kabupaten Kediri.
“Peran banyak pihak perlu dilakukan untuk menekan kasus. Termasuk unsur terkecil yakni keluarga,” tegasnya sembari menyebut pihaknya tidak segan-segan menindak pelaku.
Editor : Andhika Attar Anindita