Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Waspadai Cuaca Ekstrem di Kediri hingga Awal April, Ini Yang Wajib Kamu Ketahui!

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 31 Maret 2026 | 11:23 WIB
MENDUNG GELAP: Seorang pengendara motor melewati Jembatan Jongbiru. Cuaca ekstrem, warga diminta selalu waspada.
MENDUNG GELAP: Seorang pengendara motor melewati Jembatan Jongbiru. Cuaca ekstrem, warga diminta selalu waspada.

KEDIRI, JP Radar KediriCuaca ekstrem yang memicu berbagaibencana masih jadi ancaman warga Kediri Raya hingga awal April.

Karenanya, jika hujan turun deras disertai angin kencang, masyarakat diminta meningkatkankewaspadaannya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi, intensitas hujan lebat disertai angin kencang masih terjadi hingga awal April 2026 ini.

Sejumlah wilayah di Jawa Timur, termasuk Kota dan KabupatenKediri, berpotensi jadi wilayah terdampak.

Karenanya, risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung harus diantisipasi.

Apalagi, di akhir Maret ini mulaimemasuki masa peralihan dari musim hujan menuju kemarau.

“Peringatan kewaspadaan (cuaca ekstrem) berlaku sampai 4 April,” kata Ketua Tim KerjaMeteorologi Publik Satria Kridha Nugraha.

Baca Juga: Banjir dan Angin Kencang Kepung Lereng Kelud Kediri! Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Waspada

Lebih jauh Satria menyebut, potensi hujan sedang hingga lebat masihcukup tinggi. Hujan tersebut bisa saja disertai petir dan angin kencang.

Terkait cuaca ekstrem yang melanda Kediri Raya, menurut Satria dipicuoleh sejumlah faktor atmosfer.

Mulai dari gangguan Gelombang Rossby dan Kelvin. Hingga dampak tidak langsung Siklon Tropis Narelle di SamuderaHindia.

Kondisi tersebut, jelas Satria, diperkuat suhu muka laut yang hangat sertaatmosfer yang labil di wilayah Jawa Timur.

Selebihnya, analisa angin gradien di lapisan 3000 feet menunjukkan dominasi angin dari arah barat.

Baca Juga: Waspada! BMKG Stasiun Dhoho Kediri Beri Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sepanjang Februari, Ini Wilayah Terdampak

Pola belokan angin dan konvergensi di wilayah Laut Jawa itu, paparSatria, turut mendukung pertumbuhan awan konvektif.

"Hal ini menyebabkanhujan bisa terjadi secara tiba-tiba dengan intensitas tinggi dalam durasi singkat," paparnya tentang faktor penyebab cuaca ekstrem.

Khusus untuk wilayah Kediri dan sekitarnya, masyarakat diimbau lebihwaspada. Terutama mereka yang tinggal di daerah rawan longsor dan pohontumbang.

“Masyarakat bisa memantau cuaca melalui kanal kami untukmemantau cuaca di sekitar," jelasnya.

Terpisah, Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Arianto juga mengingatkanmasyarakat Kota Kediri untuk selalu waspada.

Terutama saat mereka berpergianatau beraktivitas di luar rumah. “Saat turun hujan deras, jika tidak pentingjangan keluar rumah,” pintanya.

Baca Juga: Banjir dan Angin Kencang Kepung Lereng Kelud Kediri! Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Waspada

Jika masyarakat telanjur berada di luar rumah saat hujan derasmengguyur Kota Kediri, mereka diminta untuk tidak berteduh di dekat pohonbesar dan papan reklame.

Cuaca ekstrem diprediksi selama 10 hari. Jadi sampai sepuluh hari kedepan dimungkinkan akan ada potensi cuaca ekstrem. Cuma waktunya dan lokasinya berubah-ubah,” bebernya membenarkan tentang peralihan musimyang sedang terjadi.

Sementara itu, terkait korban kerusakan akibat cuaca ekstrem pada Sabtu (28/3) malam lalu, Pemkot Kediri memastikan akan menanggung kerugian. Terutama untuk kerusakan rumah dan bangunan.

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem selama Nataru 

Sampai saat ini BPBD masih melakukan asesmen. Dan beberapabantuan juga sudah didropping,” kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kediri M. Ferry Djatmiko tentang satu rumah dan satu warung yang ambruk akibat bencana angin kencang.

Wali Kota Vinanda Prameswati, kata Ferry, langsung menginstruksikanagar pemkot melakukan asesmen.

“Rumah di Kaliombo juga sedang proses dicek oleh perkim, dan untuk warung roboh kemarin juga sudah dibantu dariBPBD,” tandas Ferry.

Pemkot, tutur Ferry, juga akan memfasilitasi prosesnya. Asesmen jadidasar rencana perbaikan yang akan dilakukan.

“Kami juga menindaklanjutilaporan banjir. Tim pemkot sudah turun ke beberapa perumahan dan lingkunganterdampak,” tegasnya.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kabupaten kediri #BPBD Kota Kediri #BMKG #cuaca ekstrem #kota kediri