KEDIRI, JP Radar Kediri- Ada kegiatan berbeda yang dilakukan puluhan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) di UPT RSBL, Kecamatan Kras.
Tak hanya menjalani hari-hari seperti pada umumnya. Namun, mereka juga fokus memperbanyak amalan. Salah satunya dengan mengikuti kegiatan tadarus Alquran.
“Kegiatan tadarus dilaksanakan setiap malam selama bulan Ramadan. Tepatnya setelah salat tarawih,” ujar Kepala UPT RSBL Kediri Mohamad Zusron Ansori.
Berlokasi di Masjid Al Ikhlas UPT RSBL Kediri, tadarus diikuti oleh penerima manfaat (PM) yang memiliki tingkat kesadaran baik dan kondisi stabil.
Dalam pelaksanaannya, mereka didampingi langsung oleh pengasuh serta instruktur bimbingan mental spiritual.
Mereka bersama-sama membaca Alquran secara bergiliran. Mulai dari memperbaiki tajwid hingga mendapatkan arahan dan motivasi keagamaan.
Kegiatan tadarus ini diikuti sekitar 20 sampai 30 orang. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Mencerminkan semangat Ramadan yang sarat nilai ibadah dan refleksi diri.
Tak hanya itu, Zusron menyebut bahwa kegiatan tadarus ini merupakan bagian dari pembinaan mental spiritual yang terintegrasi dalam proses rehabilitasi sosial.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum yang sangat baik untuk meningkatkan ketakwaan dan memperkuat pengendalian diri para PM.
Baca Juga: Dinsos Rujuk Ida Pelaku yang Membunuh Dua Anak Kandungnya ke RSBL
“Melalui tadarus, mereka belajar disiplin, sabar serta membangun kedekatan spiritual yang berdampak positif pada proses pemulihan,” pungkas Zusron.
Editor : Andhika Attar Anindita